Breaking News:

Berita Tulungagung

BNNK dan Satreskoba Polres Tulungagung Tekankan Restorative Justice Untuk Perkara Narkotika

RJ bukan proses di bawah tangan, namun proses resmi yang diakui secara hukum. Penyidik tetap menerbitkan nomor laporan sebagaimana perkara pada umumn.

Penulis: David Yohanes | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/David Yohanes
Barang bukti narkoba dimusnahkan Kejaksaan negeri Tulungagung, bersama BNNK dan Satreskoba Polres Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG - Satreskoba Polres Tulungagung telah melakukan empat restorative justice (RJ) terhadap empat tersangka narkotika.

Mereka tidak dihukum kurungan, namun wajib mengikuti proses rehabilitasi.

Kasat Reskoba Polres Tulungagung, Iptu Didik Riyanto, RJ dilakukan secara ketat.

"Sebenarnya setiap perkara narkotika kami selalu kembangkan ke bawah. Namun banyak yang tidak layak mendapatkan RJ," terang Didik.

Lanjutnya, pelaksanaan RJ ini mengacu pada Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2021, tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif.

RJ bukan proses di bawah tangan, namun proses resmi yang diakui secara hukum.

Penyidik tetap menerbitkan nomor laporan sebagaimana perkara pada umumnya.

RJ juga dilakukan dengan persyaratan yang sangat ketat.

Di antaranya benar-benar sebagai pengguna dengan barang bukti di bawah satu gram, bukan bagian dari jaringan, tidak pernah dihukum dalam perkara yang sama dan tidak aktif melakukan jual beli.

Saat proses penjaringan ini, ternyata banyak tersangka yang tidak lolos dengan persyaratan yang ditetapkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved