Breaking News:

Berita Tulungagung

Rokok Senilai Rp 137 Juta Hasil Operasi Pasar Rokok Ilegal Dimusnahkan Dengan Cara Dibakar

Puluhan ribu batang rokok ilegal hasil operasi pasar peredaran roko dimusnahkan dengan cara dibakar di Kantor Bantu Bea Cukai Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Pemusnahan puluhan batang rokok ilegal sitaan KPPBC Blitar. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Puluhan ribu batang rokok dimusnahkan dengan cara dibakar di Kantor Bantu Bea Cukai Tulungagung, Jalan A Yani Timur, Selasa (7/12/2021).

Rokok yang dimusnahkan ini adalah hasil operasi pasar terhadap peredaran rokok ilegal.

Seluruh rokok yang disita diedarkan oleh produsen tanpa dilengkapi pita cukai.

"Rokok-rokok ini adalah hasil tangkapan operasi pasar bersama Pemkab Tulungagung," terang Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai  (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Blitar, Akhiyat Mujayin.

Menurut Akhiyat, operasi Gempur Rokok Ilegal ini bentuk sinergi Pemkab dan KPPBC Blitar yang dibiayai dari bagi hasil cukai tembakau.

Total rokok yang disita lebih dari 99.000 batang, dengan nilai lebih dari Rp 137 juta.

Nilai itu adalah kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal ini.

"Rokok yang ditemukan bukan produk Tulungagung. Namun peredarannya ada di Tulungagung," sambung Akhiyat.

Kerugian akibat peredaran rokok ilegal ini juga merugikan produsen rokok Tulungagung.

Sebab pasar rokok seharusnya bisa diisi sepenuhnya diisi produsen rokok legal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved