Breaking News:

Berita Trenggalek

Pemkab-Dewan Trenggalek Kebut Pembahasan Dua Ranperda, Salah Satunya Soal Persiapan Pilbup 2024

Jelang akhir tahun, Pemkab dan DPRD Kabupaten Trenggalek mengebut pembahasan pembahasan rancangan beberapa peraturan daerah (ranperda).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Rapat Paripurna pembahasan dua nota penjelasan ranperda itu di Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Senin (6/12/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com| TRENGGALEK - Pemkab dan DPRD Kabupaten Trenggalek mengebut pembahasan pembahasan rancangan beberapa peraturan daerah (ranperda).

Dua di antaranya yakni Ranperda tentang pembentukan dana cadangan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati 2024 dan percepatan pembangunan RSUD dr Soedomo Trenggalek dengan pola pembiayaan tahun jamak.

Pemkab menyampaikan dua nota penjelasan ranperda itu kepada legeslatif dalam Rapat Paripurna yang digelar di penghujung akhir tahun, yakni Senin (6/12/2021).

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan ranperda pembentukan dana cadangan untuk pilbup perlu dibahas karena waktunya semakin mepet, yakni 2024.

"Dibutuhkan pembentukan dana cadangan mulai dari sekarang, pasalnya anggaran yang dibutuhkan cukup besar dan tidak mungkin bisa dipenuhi dalam satu anggaran," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Dengan dianggarkan dalam dua tahun, pihaknya menyebut, program pembangunan di Kabupaten Trenggalek tidak akan terganggu.

Sementara soal ranperda percepatan pembangunan rumah sakit perlu dibahas untuk kebutuhan administratif.

"Karena pelaksanaan pembangun RSUD dr Soedomo membutuhkan waktu lebih dari satu tahun anggaran, sehingga penganggarannya juga melebihi satu tahun anggaran juga," tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Agus Cahyono mengatakan dua ranperda itu mendesak untuk disahkan menjadi perda.

Terutama untuk ranperda soal pembiayaan pilbup 2024.

"Memang mendesak karena persiapan dana pilkada. Di proses pembahasan APBD 2022, kami sebenarnya sudah berencana untuk menganggarkan dana cadangan. Tapi karena ranperdanya belum jadi, perda belum ada, sehingga nanti dana cadangan akan dimulai di APBD-P 2022," tutur Agus.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved