Breaking News:

3 Kisah Korban Erupsi Gunung Semeru: Rumini Tewas Peluk Ibunya & Ibu Hamil 9 Bulan Lari Belasan KM

Sejumlah korban erupsi Gunung Semeru menceritakan detik-detik mencekam saat menyelamatkan diri.

Penulis: Alif Nur Fitri P | Editor: eben haezer
tribunjatim/tony hermawan
Warga berkumpul di lokasi rumah yang hancur akibat erupsi Gunung Semeru di Lumajang. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sejumlah korban erupsi Gunung Semeru menceritakan detik-detik mencekam saat menyelamatkan diri.

Namun ada 1 korban meninggal bernama Rumini yang ramai diperbincangkan warganet hingga dijuluki pahlawan kemanusiaan.

Rumini memilih menemani ibunya yang tak sanggup berjalan saat erupsi Gunung Semeru, hingga keduanya ditemukan tewas berpelukan.

Tak hanya itu, kisah menengangkan juga dialami seorang ibu hamil 9 bulan yang harus berlari belasan kilometer.

Berikut selengkapnya.

Baca juga: Cerita Mahasiswi PTN di Malang Korban Aborsi Oknum Polisi dan Keluarganya Hingga Tewas Tak Wajar

1. Rumini Pahlawan Kemanusiaan

Salamah (70), seorang ibu ditemukan meninggal bersama anaknya, Rumini (28), dalam kondisi berpelukan.

Keduanya merupakan Warga Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro.

Legiman, adik ipar Salamah bercerita, ketika Gunung Semeru erupsi, semua orang lari berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

Diduga, Salamah tidak sanggup berjalan karena faktor usia. Sedangkan anaknya, Rumini tak tega meninggalkan ibunya seorang diri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved