Breaking News:

Erupsi Gunung Semeru

Dua Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru Kembali Ditemukan, Ibu dan Anak Tewas Tewas Berpelukan

Dua jenazah korban erupsi gunung Semeru kembali ditemukan. Minggu (5/12/2021), seorang ibu ditemukan meninggal dalam kondisi berpelukan dengan anaknya

Editor: eben haezer
tribunjatim.com/tony hermawan
Jenazah ibu dan anak korban erupsi Gunung Semeru saat hendak dikebumikan. 

Reporter: Tony Hermawan

TRIBUNMATARAMAN.com | LUMAJANG - Satu persatu korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru mulai ditemukan.

Minggu, Salamah (70), seorang ibu ditemukan meninggal bersama anaknya, Rumin (28), dalam kondisi berpelukan.

Warga Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro itu ditemukan tewas di dapur rumah. Mereka menjadi korban reruntuhan bangunan yang roboh.

Baca juga: Update Erupsi Gunung Semeru, Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Lahar Dingin

Legiman, adik ipar Salamah bercerita, ketika Gunung Semeru erupsi, semua orang lari berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri. 

Diduga, Salamah tidak sanggup berjalan karena faktor usia.

Sedangkan anaknya, Rumini tak tega meninggalkan ibunya seorang diri.

Sehingga keduanya ditemukan meninggal dunia dalam keadaan berpelukan. 

"Tadi pagi kan saya cari adik ipar sama ponakanku. Pas bongkar rontokan tembok dapur terus tangannya kelihatan dan langsung kami bersihkan dan bawa ke rumah untuk dimakamkan," kata Legiman.

Dua anggota keluarga Salamah, kata dia, juga bernasib malang. Suami dan anak Salamah mengalami luka cidera akibat reruntuhan bangunan rumah.

"Suami Rumini dan anaknya selamat, mereka sekarang dirawat di puskesmas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, total jumlah korban yang meninggal dunia terus bertambah.

"Untuk siapa-siapanya kami masih melakukan pendataan dan konfirmasi namanya beserta keluarganya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved