Berita Kediri
Baru Dilantik, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim di Kediri Sudah Mendapat Penolakan
Sejumlah elemen masyarakat Kediri memprotes ditunjuknya Solikin menjadi Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kancabdin) Jatim di Kediri. Alasannya?
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Sejumlah elemen masyarakat Kediri memprotes ditunjuknya Solikin menjadi Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kancabdin) Jatim di Kediri.
Aksi protes sejumlah elemen masyarakat dilakukan dengan menggelar demo di Kantor Kancabdin Bundaran Sekartaji, Kota Kediri, Jumat (3/12/2021).
Sebuah spanduk besar bertuliskan "Kami menolak Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kediri" dipasang di pintu masuk kantor.
Selain itu juga menggelar orasi yang intinya menolak Plt Kancabdin karena dinilai di jabatannya yang lama banyak terjadi permasalahan.
Perwakilan massa juga membakar ban bekas. Aksi sejumlah elemen masyarakat ini mendapatkan penjagaan dari puluhan aparat keamanan.
Namun Solikin saat aksi protes berlangsung sedang tidak ada di tempat. Karena yang bersangkutan mengikuti kegiatan dinas di Kota Malang.
Selanjutnya perwakilan massa diterima oleh Sidik Purnomo, Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan Kantor Cabang Dinas Pendidikan untuk berdialog.
Tomi Aribowo, Korlap Aksi menyebutkan, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kediri rekam jejaknya sangat buruk dan banyak tersangkut sejumlah kasus.
"Kami sudah googling dan turunkan tim ternyata sangat parah. Padahal di Kediri merupakan Kota Pendidikan dan ada sekolah unggulan SMA Brawijaya," ungkapnya.
Tomi berharap jangan sampai Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kediri dikotori oleh pejabat yang rekam jejaknya kurang bagus.
"Hari ini kami minta dibikinkan surat kalau ada penolakan dari warga. Suratnya akan kami kirimkan langsung kepada Gubernur Jatim," tandasnya.
Sementara Sidik Purnomo, Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Kediri saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, akan menulis kronologis kejadian hari ini dan melampirkan tuntutan aspirasi yang disampaikan.
"Suratnya nanti kita sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim setelah kami melaporkan kepada bapak Plt kepala cabang," jelasnya.
Dijelaskan, Plt Kancabdin sejak ditetapkan sebagai pejabat pelaksana tugas masih belum masuk kantor karena mengikuti kegiatan workshop di Malang.
Sidik juga menjelaskan tuntutan sejumlah elemen masyarakat tersebut menolak Plt Kancabdin berkaitan dengan track record sebelumnya saat menjabat di Tulungagung dan Trenggalek.
Solikin ditetapkan sebagai Plt Kancabdin terhitung 1 Desember 2021 menggantikan Drs Sumiarso yang telah memasuki musim pensiun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/demo-menolak-solikin-menjadi-Plt-Kacabdin-Jatim-di-Kediri.jpg)