Breaking News:

Berita Kediri

Pemkot Kediri Minta Sekolah Membatasi Mobilitas Untuk Mencegah Penyebaran Omicron

Mengantisipasi adanya virus covid-19 varian omicron, Pemkot Kediri meminta sekolah untuk membatasi mobilitas murid dan guru-gurunya.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Pembelajaran tatap muka terbatas saat Pandemi Covid 19 yang berlangsung di sekolah PAUD Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI  - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyampaikan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat saat liburan Natal dan Tahun Baru  untuk  mencegah risiko penyebaran virus Covid-19 varian omicron.

"Pembatasan mobilitas masyarakat saat liburan Natal dan Tahun Baru perlu dilakukan. Saat ini penyebaran varian baru Covid-19, Omicron, sudah muncul di beberapa negara. Anak-anak sangat rentan terpapar karena usia di bawah 12 tahun belum mendapat vaksin," jelasnya, Kamis (2/12/2021).

Walikota juga berharap dengan tempo libur yang cukup panjang, anak-anak tetap ingat sekolah. Pemerintah Kota Kediri tidak ingin berpikir bahwa libur ini adalah khusus, karena saat ini masih pandemi Covid-19. 

Pemkot Kediri juga tetap mengingatkan agar seluruh satuan pendidikan di Kota Kediri tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M dengan tertib, baik, dan benar.

Sementara Dinas Pendidikan Kota Kediri telah  memberikan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk tidak bepergian keluar kota. 

Kebijakan itu tertuang dalam surat pemberitahuan kegiatan akhir semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Kediri kepada seluruh pengawas TK, SD, SMP, penilik dan pengelola PAUD hingga kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD serta SMP di Kota Kediri. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri, Marsudi Nugroho mengemukakan, surat imbauan itu sudah disosialisasikan kepada para guru sejak pertengahan November 2021. 

Surat itu menindaklanjuti Inmendagri Nomor 62 Tahun 2921 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, pada Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Terkait pemberlakuan PPKM level 3 dalam periode waktu tersebut, dimohon semua warga satuan pendidikan untuk tidak bepergian ke luar kota," jelas Marsudi Nugroho.

Ditambahkan, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga menjelaskan tentang kegiatan belajar mengajar. 

Sesuai dengan kalender pendidikan dari Provinsi Jawa Timur yang menetapkan bahwa hari efektif sekolah semester I tahun pelajaran 2021/2022 berakhir pada Kamis (23/12/2021), maka tanggal rapor adalah 23 Desember 2021. 

Untuk jadwal pembagian rapor semester I tahun pelajaran 2021/2022 dilaksanakan pada Januari 2022, sesuai dengan ketentuan satuan pendidikan masing-masing. 

Sekolah  juga diimbau tidak meliburkan secara khusus pada tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Pihak sekolah bisa tetap memberikan tugas kepada anak didik.

"Umpamanya anak diberi tugas. Kalau religius, yang beragama Islam bisa memberikan cuplikan video ke guru, bisa membuat narasi yang jurnal. Misalnya, anak diberi buku, satu hari diberi satu bab merangkum. Itu dalam rangka literasi," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved