Breaking News:

Berita Tulungagung

Empat Tahun Jembatan Jeli Ambruk, Masyarakat Masih Melintas di Atas Jembatan Darurat

Empat tahun lamanya, sejak Februari 2017 jembatan ini ambruk dan hingga kini tidak pernah diperbaiki. Warga terpaksa pakai jembatan darurat

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Warga melintas di atas jembatan darurat Jeli Kecamatan Karangrejo, Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Enggar dan tiga temannya berjaga di ujung jembatan darurat Jeli sisi selatan yang masuk di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo.

Saat kendaraan terakhir dari arah selatan telah lewat, ia membentangkan tali yang melintang di tengah jalan.

Tali ini sebagai tanda berhenti semua kendaraan yang akan melintas di Jembatan Jeli.

Demikian juga, setelah kendaraan dari sisi utara lewat, tali itu buru-buru diturunkan agar kendaraan dari selatan segera melaju.

"Harus dijaga selama 24 jam, kau tidak nanti bisa macet di tengah jembatan," ujar Enggar.

Empat tahun lamanya, sejak Februari 2017 jembatan ini ambruk dan hingga kini tidak pernah diperbaiki.

Jembatan ini diganti dengan  jembatan bailey yang cukup untuk satu mobil saja.

Karena itu kendaraan dari kedua arah harus saling bergantian.

"Ada sekitar 20 orang yang berjaga bergantian selama 24 jam," sambung Enggar.

Jembatan Jeli berada di tengah-tengah Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved