Breaking News:

Berita Kediri

Walikota Ingatkan CPNS Kota Kediri Harus Ber-AKHLAK

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengingatkan kepada 110 CPNS Kota Kediri formasi tahun 2019 harus Berorientasi AKHLAK. Ini maksudnya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
CPNS Kota Kediri formasi tahun 2019 mendapatkan pembekalan dari Wali Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengingatkan kepada 110 CPNS Kota Kediri formasi tahun 2019 harus Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (Ber-AKHLAK).

"Tujuannya untuk menyeragamkan core values bagi seluruh aparatur sipil negara ( ASN) di Indonesia. Sehingga dapat menjadi fondasi budaya kerja ASN yang profesional,” ujar Abdullah Abu Bakar, Jumat (26/11/2021).

Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu meluncurkan Core Values "Ber-AKHLAK" dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) "Bangga Melayani Bangsa". 

Diungkapkan, PNS merupakan salah satu orang yang memiliki kedudukan penting dalam pembangunan daerah. PNS harus bisa melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Kemudian memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas serta mempererat persatuan dan kesatuan dalam NKRI.  

“Saya berharap saudara tanggap pada isu pelayanan dan isu di masyarakat. Kaji isu, alternatif solusi dikaji penyebab masalah utama. Saudara bisa berkoordinasi dengan atasan untuk melakukan tahapan penyelesaian masalah, selalu berinovasi dan kreatif dalam bekerja,” tambahnya. 

Kata dia, Pemkot Kediri memiliki visi Mewujudkan Kota Kediri Unggul dan Makmur Dalam Harmoni yang ditunjang oleh empat misi. 

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut Walikota mengajak CPNS Kota Kediri berkolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berintegritas yang berorientasi pada pelayanan prima dan teknologi informasi.

“Sekarang ini masyarakat ingin dilayani dengan cepat dan serba online seperti pengurusan akte, IMB, dan lainnya. Masyarakat tidak memiliki banyak waktu longgar dikarenakan harus kerja. Untuk itu kita bangun sistem pelayanan berbasis teknologi yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. Ini yang harus kita terapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, 110 CPNS Kota Kediri telah menyelesaikan tahap aktualisasi pelatihan dasar (Latsar) sejak 23 Juli hingga 20 November 2021. Kemudian mendapat Pembekalan dan Monitoring Pelatihan Dasar Bagi para CPNS di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved