Breaking News:

Babak 32 Besar Liga 3 2021 Zona Jatim

Persedikab akan Bertemu PSIL Lumajang di Babak 32 Besar Liga 3 2021 Zona Jatim

Persedikab Kediri akan bertemu PSIL Lumajang dalam babak 32 besar Liga 3 2021 zona Jawa Timur. Pelatih Tony Ho berusaha menambal lubang yang ada.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/farid mukarom
Pelatih Persedikab, Tony Ho bersama pemain menggelar latihan di Stadion Canda Bhirawa Pare Senin (22/11/2021) 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Persedikab Kediri akan bertemu PSIL Lumajang dalam babak 32 besar Liga 3 2021 zona Jawa Timur.

Kepastian ini dibenarkan oleh Media Officer Persedikab, Dimas Andhika kepada TRIBUNMATARAMAN.COM.

Pria yang akrab dipanggil Dika ini mengatakan baru mendapat informasi bahwa Persedikab Kediri akan hadapi PSIL Lumajang, kemarin (22/11/2021).

"Saya belum dapat informasi, tetapi setelah grup J selesai dan PSIL mendapatkan 7 poin, banyak yang melihat jika itu yang akan menjadi kandidat kuat lawan kami. Karena kami sendiri belum dapat surat resmi," ujarnya Selasa (23/11/2021).

Kendati demikian, Dimas Andhika mengaku jika ia bersama timnya akan mempersiapkan dengan baik, agar Persedikab bisa lolos ke babak 32 besar.

"Untuk mainnya tetap jam 13.00 WIB di Stadion Joko Samudro Kabupaten Gresik," imbuh Media Officer Persedikab.

Baca juga: Persiapan di Fase 32 Besar Liga 3, Persedikab Tancap Gas Geber Latihan di Stadion Canda Bhirawa Pare

Sementara itu Pelatih Persedikab Tony Ho fokus memperbaiki lini pertahanan menjelang babak putaran 32 besar Liga 3 2021 zona Jawa Timur.

Tony Ho mengaku jika timnya mempunyai lubang yang harus diperbaiki. Sehingga ia tak ingin kesalahan yang dilakukan anak asuhnya terjadi saat babak putaran 32 besar.

"Empat gol kebobolan kita murni, karena kesalahan kita sendiri. Saya bilang ke pemain, empat gol bukan lawan yang bagus, tetapi kesalahan kita sendiri," tegasnya.

Selain itu menurut Tony Ho ia juga ingin mental anak asuhnya semakin kuat menghadapi babak 32 besar.

"Pemain harus punya mental bagus, tidak ada lagi peluang, jika kita tak berhasil menang, karena ini fase knock out. Jadi setiap pertandingan adalah partai final, jadi tidak ada tawar menawar lagi," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved