Berita Nganjuk

Pembahasan RAPDB Nganjuk 2022 Ditargetkan Rampung Pekan ini

Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2022 Kabupaten Nganjuk dikebut DPRD Kabupaten Nganjuk. Pekan ini ditarget rampung

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Rapat Paripurna DPRD Nganjuk dalam penyampaian RAPBD tahun 2022 yang saat ini pembahasannya di kebut oleh Komisi dan Banggar. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2022 Kabupaten Nganjuk dikebut DPRD Kabupaten Nganjuk.

Pasalnya, waktu untuk persetujuan dan pengesahan RAPBD menjadi APBD tahun 2022 hanya sampai bulan November 2022.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan,  waktu yang telah ditetapkan untuk pembahasan RAPBD tahun 2022 tingkat Komisi adalah selama tujuh hari.

Namun waktu tersebut bisa dipercepat dan diperpendek menjadi tiga hari. Demikian halnya pembahasan oleh Badan Anggaran yang dialokasikan waktu selama lima hari diharapkan bisa selesai dalam tiga hari saja.

"Dengan demikian pembahasan RAPBD tahun 2022 baik di Komisi maupun di Banggar butuh waktu cukup enam hari saja. Harapanya tanggal 27 November RAPBD sudah disetujui dan ditandatangani untuk disahkan menjadi APBD tahun 2022," kata Tatit Heru Tjahjono, Senin (22/11/2022).

Dijelaskan Tatit, dengan pendeknya waktu pembahasan RAPBD tahun 2022 tersebut baik Komisi maupun Banggar DPRD harus bekerja maraton dari pagi hingga malam. Kondisi tersebut sebenarnya kurang ideal dalam kerja yang seharusnya mulai pagi hingga sore hari.

"Tapi demi nasib APBD tahun 2022 Kabupaten Nganjuk maka DPRD siap menuntaskan pembahasan lebih cepat sesuai target," ucap Tatit.

Memang, diakui Tatit, RAPBD tahun 2022 Kabupaten Nganjuk yang masih berwujud cetak kertas dirasa cukup berat dalam pembahasan

Anggota DPRD membutuhkan waktu lebih lama untuk mencermati RAPBD dengan jumlah halaman yang cukup tebal. Apalagi kondisi dari anggota DPRD yang sudah berusia diatas 50 tahun dipastikan akan kesulitan mempercepat pencermatan RAPBD tahun 2022.

Oleh karena itu, ungkap Tatit Heru Tjahjono, untuk RAPBD tahun 2023 mendatang sesuai komitmen dari Pemkab Nganjuk maka akan menggunakan sistem elektronik atau menggunakan sistem E-Budgeting sehingga lebih mudah dicermati dan tidak tergantung pada RAPBD dalam bentuk cetak kertas.

"Itu sudah menjadi komitmen DPRD besama Pemkab Nganjuk untuk tahun 2022 mendatang. Dan dengan sistem elektronik tersebut waktu pembahasan RAPBD tidak selalu sempit seperti sekarang ini sehingga semuanya harus bekerja sampai malam hari," tutur Tatit Heru Tjahjono.  

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved