Breaking News:

Skandal Pengaturan Skor Liga 3 2021

Bupati Kediri Ultimatum Pemain Persedikab Kediri Agar Tak Berhubungan Dengan Mafia Bola

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengultimatum para Pemain Persedikab agar tak terlibat hubungan apapun dengan mafia bola. 

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
tribunmataraman/farid mukarrom
Bupati Kediri, Mas Dhito (paling kanan) saat hadir dalam launching Jersey Persedikab Kediri beberapa waktu lalu. Dia mengultimatum para pemain Persedikab untuk tidak berhubungan dengan mafia bola. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengultimatum para Pemain Persedikab agar tak terlibat hubungan apapun dengan mafia bola

"Saya ingatkan, kalau sampai ada dari teman-teman Persedikab ini yang bersentuhan dengan namanya mafia bola, maka kepolisian atau aparat penegak hukum akan memeriksa," ujarnya.

Ia mengaku, sengaja mengingatkan karena dirinya sangat mencintai Persedikab. 

Baca juga: Pelaku Percobaan Suap Liga 3 Jatim Dihukum, Charis Yulianto: Itu Hukuman yang Setimpal

Putra Menseskab Pramono Anung ini tidak ingin masa depan pemain yang selama ini bergantung pada bermain bola hancur seketika hanya karena bermain curang.

"Karena saya sayang dengan Persedikab, saya tidak mau menghancurkan masa depan sepak bola cuman karena kita bermain curang. Masa depan ada di tangan kalian sekarang," ucapnya.

Mas Dhito melihat Persedikab Kediri saat ini sedang disorot karena prestasinya mulai naik. 

"Maka saya meminta semakin meninggi semakin merunduk, itu wajib hukumnya. Kalau ada yang mengiming-iming sesuatu tolong dilaporkan dan saya tahu betul jika di Indonesia memang ada mafia bola dan itu real terjadi," jelasnya.

Ia lantas memberi contoh di Italia yang notabene Industri sepak bolanya sangat maju dengan gegap gempita liga Serie A-nya, masih saja ada pengaturan skor atau yang lebih dikenal Calciopoli.

"Karena sekelas liga Italia saja Calciopoli terjadi, apalagi di Indonesia. Saya berharap panjenengan semua itu, bagian dari perubahan wajah sepak bola Indonesia, khusunya Jawa Timur," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved