Breaking News:

Berita Kediri

Tepati Janji Politik, Bupati Kediri Mas Dhito Berikan Insentif untuk Guru Agama

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menepati janji politiknya dengan memberikan insentif kepada guru agama pendidikan non formal.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/farid mukarom
Penyerahan bisyaroh kepada guru agama di Pondok Pesantren Kepuhrejo Desa Pagu Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menepati janji politiknya dengan memberikan insentif kepada guru agama pendidikan non formal.

Janji ini diwujudkan Mas Dhito sapaan akrabnya, saat Putra Menseskab Pramono Anung ini mencalonkan diri sebagai Bupati Kediri.

Salah satu alasan Mas Dhito memberikan insentif kepada guru ngaji adalah atas dasar keprihatinan selama ini kepada para tenaga pengajar pendidik agama sektor non formal.

Mas Dhito melihat selama ini guru ngaji di Kabupaten Kediri, masih jarang mendapat perhatian, terlebih dalam aspek kesejahteraan.

Oleh sebab itu Mas Dhito ketika sudah terpilih menjadi Bupati Kediri, segera merealisasikan janji untuk memberikan insentif kepada guru ngaji.

Tidak hanya guru agama Islam yang diberi instensif. Guru agama lain seperti Kristen, Katolik, dan Hindu juga mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten Kediri.

"Kalau ada yang berani mengganggu kepentingan guru Madin, maka yang bersangkutan berhadapan dengan saya," ujarnya dalam acara penyerahan insentif secara simbolis kepada guru pendidikan agama non formal di Pondok Pesantren Salafiyah Kapurejo, Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri pada Jumat (19/11/2021). 

Secara rinci, 7.139 guru pendidikan non formal yang mendapatkan insentif untuk Agama Islam yang meliputi guru Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) jumlahnya 6.366 guru. Agama Kristen sebanyak 685 guru, 37 Katolik serta 51 guru Hindu. Pelaksanaan, uang ditransfer ke rekening masing-masing. 

Program pemberian insentif itu menurut Mas Dhito akan berlanjut. Kedepan tetap dilakukan pendataan ulang, sehingga bagi guru-guru agama yang saat ini belum tercover dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan insentif. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved