Breaking News:

Skandal Pengaturan Skor Liga 3

Skandal Pengaturan Skor Mencuat di Liga 3 2021 Zona Jatim, Gresik Putra Mengaku Diminta Mengalah

Pertandingan grup B Liga 3 2021 Zona Jatim diwarnai rumor skandal pengaturan skor. Gresik Putra mengaku ditawari uang untuk mengalah.

Editor: eben haezer
ist/ilmupedia
Ilustrasi skandal pengaturan skor 

Reporter: Dya Ayu

TRIBUNMATARAMAN.com | MALANG - Isu pengaturan skor atau match fixing mencuat di Grup B Liga 3 yang bertanding di Stadion Gajayana Kota Malang.

Grup B dihuni oleh Persema Malang, Akor FC Jombang, Triple’s Kediri dan Gestra Pararane Malang atau Gresik Putra.

Awal mula isu match fixing ini muncul ketika manajemen Gresik Putra, memecat dua pemain dan satu ofisialnya.

Baca juga: Isu Pengaturan Skor di Liga 1 Muncul, General Manager Persik Kediri Khawatir Macan Putih Jadi Korban

Dua pemain berinisial AC dan HPS, serta DGR yang merupakan Kitman dipecat karena terindikasi terlibat pengaturan skor atau match fixing.

Manajemen memecat ketiganya karena melakukan pertemuan dengan sejumlah orang yang menawarkan kerjasama untuk mengatur skor pertandingan. 

Diduga pengaturan skor terjadi saat Gresik Putra berhadapan dengan Persema Malang, Senin (15/11/2021), di Stadion Gajayana Kota Malang.

Saat itu Gresik Putra kalah 1-5 dari Persema.

Manajer Gresik Putra, Bagyo juga menuturkan, sebelum adanya indikasi pengaturan skor saat lawan Persema Malang, Gresik Putra juga diminta untuk mengalah menjelang pertandingan melawan NZR Sumbersari.

Bahkan iming-iming untuk mengalah atas NZR Sumbersari itu tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 100 juta.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved