Breaking News:

Berita Nganjuk

Motor Honda Tiger dan Honda Win Tabrakan di Nganjuk, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Seorang pelajar meninggal dunia setelah terlibat dalam kecelakaan antara motor Honda Tiger dengan motor Honda Win di Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan motor yang mengakibatkan seorang pelajar di Nganjuk meninggal dunia. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Kecelakaan antar sepeda motor terjadi di jalan umum Desa Ngrombot Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk.

Akibatnya seorang pelajar pengendara sepeda motor, Septian Ardi Nangsa Putra (17), warga Desa Ngrombot Kecamatan Pantianrowo Kabupaten Nganjuk, meninggal dunai di Rumah Sakit.

Sedangkan pengendara Honda Win tanpa nopol atas nama Hendrik Sunarko (45) warga Desa Gebangbunder Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang mengalami luka dan kini menjalani perawatan di RSUD Kertosono.

Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Sugino menjelaskan, kejadian itu berawal dari Septian Ardi Nangsa Putra yang mengedarai motor Honda Tiger berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.

Ketika di TKP, pengendara Honda Tiger tersebut melaju kendaraanya terlalu ke kanan hingga melebihi batas tengah jalan. Saat itu, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Win yang juga melaju dengan kecepatan sedang.

"Karena jarak yang terlalu dekat antara Sepeda motor Honda Tiger dan Honda Win itupun terlibat tabrakan yang tidak bisa terhindarkan," kata Sugino, Jumat (19/11/2021).

Kedua pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut, dikatakan Sugino, mengalami luka.

Pengendara Honda Tiker mengalami luka di kepala, lecet tangan kanan dan meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit.

Sedangkan pengendara Honda Win mengalami luka bengkak di tangan kanan dan kepala pusing yang kini dalam perawatan di RSUD Kertosono.

"Untuk kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan saat ini diamankan Satlantas Polres Nganjuk untuk proses lebih lanjut," ucap Sugino.

Sedangkan dari olah TKP kecelakaan, menurut Sugino, kejadian tersebut diduga akibat kelalaian pengendara yang kurang hati-hati. Dimana pengendara Honda Tiger tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah depan berpindah lajur berjalan terlalu kekanan.

"Hal itu mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan kerugian materi sekitar Rp 1 juta. Untuk itu kamipun mengimbau pengendara lalu lintas untuk selalu hati-hati di jalan dan memperhatikan situasi dan kondisi jalan untuk menghindari musibah kecelakaan," tutur Sugino. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved