Breaking News:

Berita Kediri

Hendak Transaksi di Kota Kediri, Pengedar Narkotika Diringkus Polisi 

Seorang pemuda di Kota Kediri diringkus polisi saat hendak bertransaksi narkoba di sekitar pemakaman kelurahan Burengan, Kota Kediri

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
ist
ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Anggota Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengamankan RYF (24) warga Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. 

Tersangka diamankan karena diduga dengan tanpa izin mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry Mudi Yuwono menjelaskan, sebelumnya petugas mendapatkan informasi akan ada transaksi narkoba di sekitaran tempat  pemakaman Kelurahan Burengan. 

Selanjutnya dilakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Petugas kemudian mengetahui RYF yang diduga hendak melakukan transaksi narkoba. 

Selanjutnya RYF diamankan dan petugas  melakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan narkotika golongan satu jenis sabu sabu terbungkus kertas  tisu dan dilakban warna coklat sebanyak satu klip plastik kecil.

"Saat diamankan ditemukan barang bukti satu klip sabu dengan berat mencapai 1,16 gram sabu- sabu beserta klip plastik pembungkusnya," jelas Iptu Henry, Jumat (19/11/2021).

Kemudian petugas melakukan interogasi dan diketahui jika tersangka masih menyimpan lagi narkotika di rumahnya Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. 

Dari hasil penggeledahan di rumahnya ditemukan sebanyak 5 klip plastik kecil  yang disimpan di atas lemari kamarnya. 

Sehingga total barang bukti yang diamankan dari tersangka RFY sebanyak 6 klip sabu-sabu seberat 3,78 gram beserta pembungkusnya. 

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti satu buah ponsel dan satu bendel plastik klip. 

Tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Mapolres Kediri Kota guna penyidikan lebih lanjut. 

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana  penjara  paling singkat  4 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta.

"Tersangka masih menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Kediri Kota," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved