Breaking News:

Berita Tulungagung

Bersih Nagari Kabupaten Tulungagung, Tak Ada Lagi Buah Impor di Buceng Wadon

Upacara Bersih Nagari dalam rangka ulang tahun ke-816 Kabupaten Tulungagung berlangsung Kamis (18/11/2021).  Apa saja yang berbeda dari sebelumnya?

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Iring-iringan pembawa pataka Kabupaten Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Iring-iringan prajurit membawa pataka Kabupaten Tulungagung bergerak dari alun-alun Kabupaten Tulungagung.  

Sementara di belakangnya mengikuti buceng lanang dan buceng wadon.  

Buceng lanang berisi gunungan nasi kuning dan ingkung ayam.

Sedangkan buceng wadon berisi gunungan hasil bumi dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Pataka lalu diserahkan ke Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, sebagai representasi dari rakyat.

Selanjutnya pataka diserahkan ke Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Prosesi ini mewarnai upacara Bersih Nagari dalam rangka ulang tahun ke-816 Kabupaten Tulungagung, Kamis (18/11/2021).  

Bupati mengatakan, penghitungan hari jadi Kabupaten Tulungagung berdasarkan prasasti Lawadan.

Upacara adat ini sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengingat jasa pemerintahan yang terdahulu.

“Apa yang dirintis di tahun-tahun sebelumnya kita lanjutkan agar menjadi lebih baik lagi,” terang Maryoto, selepas rangkaian prosesi Bersih Nagari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved