Breaking News:

Berita Blitar

Puskesmas Sukorejo Kota Blitar Gunakan Dana Cukai untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Puskesmas Sukorejo di Kota Blitar memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Petugas Puskesmas Sukorejo Kota Blitar menunjukkan alat kesehatan yang dibeli menggunakan DBHCHT, Selasa (16) 11/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Puskesmas Sukorejo di Kota Blitar memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Puskesmas Sukorejo menggunakan DBHCHT 2021 untuk pengadaan alat kesehatan berupa bahan kesehatan dalam upaya membantu penanggulangan pandemi Covid-19 dan penanganan stunting di Kota Blitar. 

Kasubbag TU Puskesmas Sukorejo Kota Blitar, Sabila Fabi mengatakan alokasi DBHCHT digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19. 

Dalam upaya membantu penanggulangan Covid-19, Puskesmas Sukorejo menggunakan DBHCHT untuk pemeriksaan kesehatan masyarakat di Pos PPKM Mikro.

Selain itu, Puskesmas Sukorejo juga menggunakan alokasi DBHCHT untuk pelayanan kesehatan umum dan gigi serta pengadaan alat pelindung diri (APD). 

"Kami juga menggunakan DBHCHT untuk pencegahan stunting," kata Sabila, Selasa (16/11/2021). 

Dikatakannya, Puskesmas Sukorejo mendapatkan alokasi DBHCHT sebesar Rp 337,8 juta pada 2021.

Sampai sekarang, alokasi DBHCHT di Puskesmas Sukorejo sudah terserap sekitar 80 persen. 

"Semua sudah terserap, tapi masih proses. Sampai sekarang alokasi DBHCHT sudah terserap sekitar 80 Persen," ujarnya. (sha/adv) 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved