Breaking News:

Berita Kediri

Wali Kota Kediri Mewarning Sekolah yang Tahan Ijazah Siswanya Bakal Diumumkan ke publik

Bila masih ada warga yang mengadu ijazahnya ditahan, kami tidak segan untuk mengumumkan daftar sekolah yang melakukan penahanan ijazah ke publik.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Didik Mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar 


TRIBUN MATARAMAN.COM I KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menanggapi aduan dari masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mengambil ijazah setelah lulus dari salah satu SMKN di Kota Kediri.

“Tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan. Sekolah tidak boleh menahan ijazah. Apalagi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kediri secara lisan sudah memberi arahan kepada kepala sekolah,” tegasnya, Senin (15/11/2021).

Masyarakat yang mengadukan masalah tersebut menyampaikan alasan pihak sekolah tidak memberikan ijasahnya karena belum melunasi biaya administrasi. 

Padahal ijazah tersebut akan digunakan sebagai syarat untuk melamar pekerjaan yang mengharuskan wajib menunjukkan atau membawa ijazah pendidikan terakhir. 

Wali Kota Kediri menjelaskan, pemerintah bertanggung jawab memberikan layanan pendidikan.

Pemkot Kediri memberikan solusi akan menyelesaikan administrasi apabila ada siswa dari keluarga yang kurang mampu yang mengalami kesulitan perihal biaya pendidikan. 

Sekolah bisa segera mendata dan menyampaikan daftar nama tersebut kepada Wali Kota Kediri atau Dewan Pendidikan. 

Siswa SMA/SMK bisa melapor kepada Cabang Dinas Kediri dan siswa SMP dan tingkat di bawahnya melapor ke Dinas Pendidikan Kota Kediri. 

“Bila masih ada warga yang mengadu ijazahnya ditahan sekolah, kami tidak segan untuk mengumumkan daftar sekolah yang melakukan penahanan ijazah ke publik,” ungkapnya. 

Sementara Heri Nurdianto, Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri menentang diskriminasi layanan pendidikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved