Breaking News:

Berita Tuban

Tegar Kebanjiran Telepon Setelah Dapat Video Call Dari Kapolri yang Menawarinya Jadi Polisi

Setelah dapat video call dari Kapolri yang menawarinya jadi polisi, Tegar, atlet lompat galah pemenang medali emas PON dari Tuban, kebanjiran telepon

Editor: eben haezer
tribunjatim/m sudarsono
Tegar Teuku Abadi, atlet lempar galah asal Tuban yang ditawari Kapolri menjadi polisi. 

Reporter: M Sudarsono

TRIBUNMATARAMAN.com | TUBAN - Gawai Tegar seolah tak berhenti berdering setelah ia mendapat panggilan video atau video call (VC) dari Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Sabtu kemarin.

Saat ponsel baru saja ia letakkan setelah Kapolri menutup panggilan telepon, panggilan baru dari nomor-nomor tak dikenal kembali masuk.

Ia mengaku tak ingat berapa panggilan yang masuk ke ponselnya.

Baca juga: Tak Bisa Tidur Setelah Minum Miras, Pemuda Tulungagung Rudapaksa Tetangga yang Jauh Lebih Tua

Itulah yang dialami Tegar Teuku Abadi (23), atlet  lompat galah asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang. 

Panggilan itu bukan dari orang sembarangan, para polisi baik dari Polda Jatim maupun Polres Tuban, tak berhenti mengontaknya. 

Hal itu untuk mengingatkan Tegar agar melengkapi berkas administrasi yang diperlukan untuk mendaftar polisi. 

"Maaf ya mas, banyak telepon masuk. Ini berkaitan dengan pendaftaran polisi," kata Tegar, ditemui di rumahnya, Senin (15/11/2021). 

Pantas saja anggota dari Korps Bhayangkara silih berganti menelepon atlet berprestasi tersebut. 

Pasalnya, dalam video call dengan orang nomor satu di Polri itu, Tegar ditawari menjadi anggota polisi melalui jalur rekruitmen pro aktif. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved