Breaking News:

Berita Nganjuk

Sempat Tertunda 2 Hari, KUAPBD-PPAS 2022 Kabupaten Nganjuk Disetujui Pemkab dan DPRD Nganjuk

Setelah sempat tertunda selama 2 hari, DPRD dan Pemkab Nganjuk akhirnya menyetujui rancangan KUAPBD-PPAS tahun 2022

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menandatangani persetujuan bersama KUAPBD PPAS tahun 2022 bersama Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi dalam rapat Paripurna DPRD Nganjuk.  

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk bersama Pemkab Nganjuk sepakat menyetujui Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPBD-PPAS) tahun 2022.

Pengesahan persetujuan KUAPBD-PPAS tersebut molor dua hari dari agenda kerja DPRD Kabupaten Nganjuk pada tanggal 13 November 2022).

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, dengan waktu persetujuan molor dua hari maka untuk agenda pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 otomatis juga mundua dua hari.

"Dengan demikian DPRD telah mengagendakan pengesahan RAPBD menjadi APBD tahun 2022 pada tanggal 25 November maka otomatis ikut mundur menjadi tanggal 27 November 2022," kata Tatit Heru Tjahjono usai paripurna pengesahan KUAPBD PPAS tahun 2022, Senin (15/11/2021).

Dijelaskan Tatit Heru Tjahjono, dalam pembahasan RAPBD tahun 2022 telah diagendakan dilakukan oleh Komisi-komisi DPRD selama lima hari. Tahapan berikutnya pembahasan RAPBD tahun 2022 dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD selama tujuh hari. Dengan rancangan tahapan dan waktu yang telah ditentukan tersebut diharapkan tidak lagi ada penundaan penyampaian RAPBD tahun 2022.

"Kami harap pada hari Rabu atau Kamis lusa RAPBD tahun 2022 sudah diserahkan ke DPRD oleh Pemkab Nganjuk untuk memenuhi target pembahasan yang telah kami tetapkan," ujar Tatit Heru Tjahjono.

Memang, diakui Tatit Heru Tjahjono, melihat kekuatan APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2022 mencapai sekitar Rp 2,4 Triliun membutuhkan kecermatan dan kecepatan dalam pembahasan oleh DPRD.

Dimana besaran anggaran sekitar Rp 1,2 Triliun untuk belanja pegawai dan sekitar Rp 1,2 triliun untuk biaya modal dan pembangunan di Kabupaten Nganjuk harus dilakukan pembahasan lebih detail dan mendalam. Karena hal itu menyangkut hajat hidup masyarakat Kabupaten Nganjuk dan Pembangunan di Kabupaten Nganjuk.

"Untuk itu, kami akan membahas RAPBD tahun 2022 dengan baik sesuai aturan yang ada. Dan kami optimis sebelum bulan November berakhir RAPBD tahun 2022 sudah bisa disetujui bersama menjadi APBD tahun 2022," tandas Tatit Heru Tjahjono.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, tim Anggaran Eksekutif telah bekerja keras dalam penyusunan RAPBD tahun 2022. Dan pihaknya optimis RAPBD tahun 2022 tersebut bisa segera diserahkan ke DPRD Kabupaten Nganjuk untuk dibahas dan disetujui untuk disahkan.

"Mungkin besok atau lusa RAPBD tahun 2022 sudah dikirim ke DPRD Nganjuk. Semoga tidak ada kendala dan hambatan," tutur Marhaen Djumadi. (aru/Achmad Amru Muiz)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved