Breaking News:

Berita Nganjuk

Wujudkan Jawa Timur Bebas Pasung, 14 ODGJ Asal Nganjuk Dikirim Ke RSJ Menur Surabaya

Untuk mewujudkan Jawa Timur Bebas Pasung 2023, sebanyak 14 ODGJ asal Nganjuk, Dikirim ke RSJ Menur, Surabaya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Pemberangkatan mobil ambulance pembawa warga ODGJ dari Nganjuk dibawa ke RSJ Menur Surabaya dilakukan oleh Sekda Kabupaten Nganjuk, M Yasin. (Ist) 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Dinas Sosial, Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk mengirim 14 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, evakuasi dan pengiriman ODGJ ke RS Menur Surabaya tersebut salah satu upaya implementasi program prioritas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Yakni Provinsi Jawa Timur bebas pasung tahun 2023.

Disamping itu, dikatakan M Yasin, kegiatan tersebut juga merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam memulihkan dan mengembangkan kemampuan ODGJ. Terutama agar kembali normal dan dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar.

"Semoga para ODGJ yang diberangkatkan ke RSJ Menur Surabaya selamat sampai tujuan dan mendapatkan perawatan yang terbaik seperti yang diharapkan untuk kemali sehat sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarganya," kata M Yasin, Jumat (12/11/2021).

Sementara Kepala Dinsos Provinsi Jawa Timur, Alwi mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang telah banyak bekerjasama dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur. Terutama dalam membebaskan ODGJ yang dipasung selama bertahun-tahun untuk dirawat ke RSJ Menur Surabaya.

"Terima kasih kepada semua pihak, semoga upaya kita mendapat ganjaran dari Yang Maha Kuasa. Serta bagi klien ODGJ semoga lekas bisa sehat kembali dan beraktivitas sosial seperti biasa," kata Alwi.  

Sedangkan Kepala Bidang Keperawatan RSJ Menur Surabaya, Basuni menambahkan, hasil dari visitasi RSJ Menur diketahui kalau semua pasien dari Kabupaten Nganjuk yang dirujuk ke RSJ Menur semuanya mengalami gangguan jiwa berat.

"Dan untuk saat ini kami hanya bisa menerima 14 pasien dahulu karena keterbatasan tempat, dan akan kami akan tindak lanjuti pada gelombang berikutnya untuk pasien ODGJ yang belum bisa dibawa ke RSJ Menur," tutur Basuni. (aru/Achmad Amru Muiz)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved