Breaking News:

Hari Pahlawan

Situs Dalem Pojok Gelar Teatrikal Hari Pahlawan, Peserta Diminta Tiarap dan Cium Tanah

Untuk menanamkan pendidikan karakter bangsa, Rumah Kecil Bung Karno Situs Dalem Pojok gelar teatrikal peringatan Hari Pahlawan

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/farid mukarom
Peringatan Hari Pahlawan di situs rumah kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Untuk menanamkan pendidikan karakter bangsa, Rumah Kecil Bung Karno Situs Dalem Pojok gelar teatrikal peringatan Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021).

Dalam kegiatan ini panitia penyelenggara tasyakuran Hari Pahlawan di Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri mewajibkan semua undangan dan penonton serentak untuk tiarap dan mencium tanah. 

Penciuman bumi pertiwi ini dilakukan seiring pembacaan ultimatum ancaman Sekutu yang dengan sombongnya meminta  kepada segenap rakyat Indonesia di Surabaya untuk bertekuk lutut, menyerahkan senjata sembari mengangkat tangan dan mengibarkan bendera putih. 

Pembacaan ultimatum ini merupakan bagian dari  treatikal yang digelar dalam tasyakuran malam itu. 

Dan untungnya  Sanggar Sasono Pandji Saputro tempat treatikal ini berlantai keramik jadi semua tidak segan untuk tiarap.

"Ini penting dan agenda ini sudah disepakati dalam musyarah pengurus. Tujuanya agar kita tidak hanya menonton tapi sedikit banyak bisa merasakan betapa pada waktu itu bangsa kita direndahkan, diancam-ancam oleh Sekutu," kata Lukito Sudiarto, Sekretaris Panitia.

Menurut Lukito, berdasarkan teory William Glasser, belajar dengan melihat hanya mampu menyerap 20 persen, tapi belajar dengan melakukan akan mampu menyerap 70 persen.

"Jadi ini bagian dari proses belajar bersama agar kita bisa lebih riil merasakan. Karena rasa ini penting bukan sekedar pengetahuan dan pemahaman," tandas Lukito.

Kushartono, Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri menyampaikan, kegiatan ini sebagai kegiatan pendidikan karakter bangsa. 

"Semoga Allah Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan Berkat RahmatNya. Hingga kita bisa insaf dan sadar bisa menjadi bangsa yang besar bukan bangsa kecil dengan  menghargai dan berusaha sekecil apapun bisa meneruskan perjuangan para pahlawan," ungkapnya.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved