Breaking News:

Berita Nganjuk

Warga Jatirejo Nganjuk Patungan Beli Lahan Untuk Memperluas Area Pemakaman Umum

Terlalu lama bila minta pemerintah, warga Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk memperluas area tempat pemakaman umum secara swadaya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Tempat Pemakaman Umum di Kelurahan Jatirejo, kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Warga Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk memperluas area tempat pemakaman umum secara swadaya. 

Sebelumnya, lahan pemakaman yang ada dianggap telah penuh. 

Kepala Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Wisnu Prawoko menjelaskan, luasan TPU hasil Swadaya masyarakat Kelurahan Jatirejo mencapai 2.100 meter.

Tanah perluasan TPU tersebut dibeli senilai Rp 230 juta hasil dari iuran warga dan sumbangan para donatur.

"Alhamdulillah, dengan niat bulat dari warga akhirnya perluasan tanah TPU berhasil direalisasikan," kata Wisnu Purwoko, kemarin.

Dijelaskan Wisnu Purwoko, gerakan swadaya masyarakat untuk perluasan TPU Kelurahan Jatirejo tersebut muncul saat dirinya mulai menjabat Kepala Kelurahan Jatirejo.

Inisiatif memperluas lahan TPU tersebut muncul ketika ada seorang warganya yang meninggal akibat COVID-19 dan harus dimakamkan dengan menggunakan protokol kesehatan.

Saat itu, kondisi pemakaman sudah penuh sesak sehingga menimbulkan kesulitan tersendiri saat dilakukan pemakaman.

Untuk mencukupi kebutuhan TPU tersebut, menurut Wisnu Purwoko, sebenarnya ada beberapa cara. Diantaranya mengajukan perluasan area TPU kepada Pemerintah Daerah Nganjuk, tukar guling, atau membeli sendiri.

Dengan pertimbangan proses pengajuan yang mungkin membutuhkan prosedur dan memakan waktu cukup lama, maka pihaknya bersama warga memilih cara membeli sendiri tanah perluasan lahan TPU.

"Kesepatakan membeli sendiri lahan perluasan TPU itupun ditindaklanjuti dengan penggalangan dana dari masyarakat," ucap Wisnu.

Dengan semangat dan dukungan masyarakat, dikatakan Wisnu, akhirnya dalam kurun waktu sembilan bulan terkumpul uang Rp 360 juta. Dimana uang senilai Rp 230 juta  dibelikan tanah perluasan TPU. Dan sisanya akan dijadikan untuk pengelolaan tanah  TPU. Seperti untuk pengurukan atau perataan, maupun keperluan lain di TPU.

Sedangkan untuk status kepemilikan tanah perluasan TPU tersebut, tambah Wisnu, nantinya akan dihibahkan kepada pemerintah daerah untuk dijadikan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang beribu-ribu kepada masyarakat Kelurahan Jatirejo yang nyawiji, guyub, rukun. Tetap semangat bangun Kelurahan Jatirejo milik kita bersama," tutur Wisnu Purwoko. (aru/Achmad Amru Muiz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved