Breaking News:

Berita Nganjuk

Harga Bawang Merah di Nganjuk Kembali Turun Saat Panen Raya, Petani Berharap Intervensi Pemerintah

Panen raya Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk kembali diikuti terjadinya penurunan harga. Dari Rp 15 ribu per kilogam kini jadi Rp 10 ribu per kilogram

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Bawang merah hasil panen raya para petani di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Panen raya Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk kembali diikuti terjadinya penurunan harga.

Bila sebelumnya harga Bawang Merah berada di kisaran Rp 15.000 per kilogram, saat ini turun menjadi Rp 10.000 per kilogram.

Salah satu petani Bawang Merah di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Didik mengatakan, turunya harga Bawang Merah saat panen raya seperti saat ini tidak bisa dihindari.

"Petani hanya bisa pasrah dengan harga Bawang Merah saat ini, dan hanya bisa berharap dalam sebulan kedepan harga bisa naik seiring dengan proses pengeringan Bawang Merah selesai," kata Didik, Jumat (5/11/2021).

Dikatakan Didik, turunnya harga Bawang Merah sekarang ini juga diikuti oleh tidak adanya pembeli karena harga murah. Hal itu menjadi pukulan kedua bagi petani Bawang Merah yang melakukan panen raya sekarang ini.

Disamping itu, dikatakan Didik, petani nekat memanen Bawang Merah meski belum genap usia 60 hari dikarenakan sekarang ini sudah mulai turun hujan. Dikhawatirkan tanaman Bawang Merah akan rusak akibat terkena hujan berlebihan. Bahkan, tanaman Bawang Merah akan diserang berbagai hama ketika sudah mulai turun hujan.

"Makanya, panen raya Bawang Merah kali ini terpaksa kami lakukan untuk menghindari tanaman rusak," ucap Didik.

Hal sama disampaikan Ratno, petani Bawang Merah di Desa Mojorembun lalinya. Menurutnya, meski masa panen Bawang Merah dipercepat sekarang ini hasilnya panenan masih lumayan bagus. Bila satu hektar lahan bisa menghasilkan sekitar Rp 14 ton maka saat ini turun menjadi sekitar 11 ton hingga 12 ton.

"Tapi itu tidak menjadi soal daripada gagal panen Bawang Merah akibat hujan dan hama," kata Ratno.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved