Breaking News:

Press Release

Diseminasi Hasil Riset Indeks Kualitas Televisi 2021, Usaha Bersama Tingkatkan Kualitas Penyiaran

Usaha untuk meningkatkan kualitas siaran Televisi harus dilakukan dengan cara lebih strategis, dengan menggunakan pendekatan berbasis data

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/eben haezer
Komisioner KPI, Nuning Rodiyah (tengah) bersama Sujarwanto (kedua dari kanan), Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Unesa saat melakukan penandatanganan kerjasama. 

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Usaha untuk meningkatkan kualitas siaran televisi harus dilakukan dengan cara lebih strategis.

Tidak bisa sekadar memberi tekanan pada industri penyiaran tetapi juga harus ada pendekatan yang berbasis data.

Petikan itu menjadi salah satu poin penting yang disampaikan oleh Nuning Rodiyah, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dalam agenda diseminasi hasil riset indeks kualitas program siaran televisi tahun 2021 di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (2/11/2021).

Dalam sambutannya, Nuning berharap data-data yang didapatkan dalam riset kerjasama dengan 12 kampus di Indonesia ini dapat dimanfaatkan para pemangku kepentingan penyiaran baik bagi KPI sebagai regulator maupun lembaga media.

“Riset ini punya nilai penting agar kita tidak sekadar menekan mereka (Televisi) tetapi juga mendukung dengan data-data yang secara akademis dapat dipertanggungjawabkan. Kita berharap hasil penelitian ini bisa memberikan perspektif alternatif tentang siaran yang berkualitas," kata Nuning melalui rilis tertulis kepada redaksi. 

Nuning juga menekankan langkah strategis lain dengan mengintervensi selera penonton. Untuk itu, menurutnya KPI terus menggalakkan gerakan literasi media untuk mencerdaskan penonton dengan cara memandu mereka untuk cermat memilih siaran yang berkualitas.

“Kalau penonton semakin cerdas untuk memilih tayangan yang berkualitas harapannya Televisi akan merespon dengan memproduksi semakin banyak program yang berkualitas pula”, jelasnya

Sementara itu, Sujarwanto, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, mendukung penuh kerjasama antara Unesa dan KPU dalam pelaksanaan riset ini. Menurutnya, semangat penyiaran berkualitas sejalan dengan marwah Unesa (Universitas Negeri Surabaya) yaitu mendidik masyarakat.

“Hari ini peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari institusi pendidikan tetapi seringkali lebih banyak dari media massa maupun digital. Oleh karenanya penting bagi kita untuk terus mengusahakan bersama siaran yang baik dan mendidik”, terangnya

Ke depan, Sujarwanto menyebut Unesa akan berkomitmen untuk terus menggelorakan semangat gerakan literasi informasi. Selama ini, literasi media sudah diupayakan dalam bagian dalam kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Perguruan tinggi tidak boleh berdiri di menara gading dan harus turun memberi kontribusi pada masyarakat. Oleh karena itu, yang penting bagaimana membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, birokrasi, dan industri semacam ini’, tegasnya.

Kegiatan diseminasi hasil riset ini dihadiri dan menjadi diskusi bagi berbagai kalangan pemerhati media penyiaran, seperti perwakilan dari perguruan tinggi di Surabaya, organisasi kemasyarakatan, serta beberapa jurnalis baik media cetak, elektronik, dan digital.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved