Breaking News:

Jurnalisme Warga

Dosen UKDC Surabaya Ajak Komunitas Ojek Online Prioritaskan Keselamatan Saat Berkendara

Melalui program PKM, dua dosen FH UKDC Surabaya mengajak para anggota komunitas ojek online di Surabaya untuk memprioritaskan keselamatan

Editor: eben haezer
ist
Para driver ojek online yang tergabung dalam wadah ‘Trabas’ (Tim Koordinasi Barat Sinergi) di Surabaya 

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Tingginya tingkat kecelakaan yang dialami oleh pengemudi ojek online menjadi suatu keprihatinan tersendiri bagi dosen Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, Dian Ety dan Martika Dini yang merupakan Dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Darma Cendika memberikan penyuluhan tentang pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara kepada 26  pengemudi ojek online yang tergabung dalam wadah ‘Trabas’ (Tim Koordinasi Barat Sinergi).

Trabas’ merupakan wadah yang terdiri dari para leader dari beberapa komunitas pengemudi ojek online roda dua di wilayah Surabaya Barat.

Baca juga: Inovasi Tim Dosen Informatika UNTAG Surabaya: Sistem Monitoring Tandon Air Melalui Smartphone

Terdapat 8 komunitas yang tergabung dalam wadah ini, yakni GDT (Grab Darmo Tandes); STB (Seduluran Tanpa Batas); D’Bataco (Driver Batas Kota); KARDOS (Komunitas Arek Driver Online Simpang); KOS (Kamunitas Ojol Surabaya); KOPER (Komunitas Pejuang Rupiah); LGR (Lozt Gak Rewel) dan AOC (Apsari Online Community).

Penyuluhan dilakukan pada tanggal 18 Oktober 2021 di Base Camp Trabas yang berada di Warkop Arjuna – Lidah Wetan Surabaya.

Dari penyuluhan yang dilakukan, diharapkan para leader yang mendapatkan penyuluhan tersebut dapat memberikan edukasi atau meneruskan informasi kepada anggota pada komunitasnya masing-masing sehingga dapat meningkatkan kesadaran hukum dengan menerapkan keselamatan berkendara, menambah pengetahuan mengenai aturan-aturan hukum tentang keselamatan berkendara dan melalui penyuluhan juga mampu meminimalisasi tingkat kecelakaan yang dialami oleh pengemudi ojek online akibat pelanggaran lalu lintas.

Pengaturan mengenai keselamatan berkendara telah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; Peraturan Menteri Perhubungan No. 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang digunakan untuk Kepenringan Masyarakat serta kode etik yang dibuat oleh penyedia jasa layanan transportasi online.

Baca juga: PPNS Gelar ToT Penggunaan Microsoft Project dan Pembuatan RAB Konstruksi Kapal Bagi Guru SMK

Meskipun demikian, pada kenyataanya masih banyak pengemudi ojek online yang tidak patuh terhadap aturan tersebut.

Hal ini dapat ditunjukkan bahwa dalam setiap harinya selalu ada pengemudi ojek online yang terkena sanksi akibat tidak mematuhi aturan yang berlaku. Pengenaan sanksi tersebut dapat berupa di non aktifkannya sementara akun pengemudi hingga pada pemutusan hubungan kemitraan dengan penyedia jasa layanan transportasi online.

Penyuluhan yang diberikan meliputi 5K, yakni aspek keselamatan, aspek keamanan, aspek kenyamanan, aspek keterjangkauan dan aspek keteraturan dalam menjalankan profesi sebagai pengemudi ojek online. Penerapan kelima aspek tersebut memiliki kebermanfaatan baik bagi pengemudi, penyedia jasa, maupun bagi penumpang. Selain itu berdasarkan sharing dari pengemudi ojek online dengan menerapkan 5K performa akan menjadi baik dan akun ‘gacor’ (mudah mendapat orderan).

“Sebenarnya dalam aplikasi juga ada edukasi tentang keselamatan berkendara tetapi dengan penyuluhan secara langsung seperti ini menjadi berbeda rasa. Informasinya lebih mengena karena kita juga bisa sharing pengalaman saat dilapangan” ujar salah satu anggota Trabas.

“Ini penting untuk disampaikan kepada seluruh driver agar terhindar suspend bahkam PM (Putus Mitra) dan juga menjaga keselamatan agar terhindar dari kecelakaan akibat ketidakpatuhan pada peraturan lalu lintas” imbuhnya.

Penulis : Martika Dini Syaputri, S.H., M.H, Dosen FH UKDC Surabaya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved