Breaking News:

Berita Nganjuk

Kabupaten Nganjuk Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut, DPRD Nganjuk Memberi Apresiasi

Pemkab Nganjuk meraih opini WTP 5 kali berturut-turut. DPRD Kabupaten Nganjuk pun memberikan apresiasi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menerima piagam penghargaan WTP dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Kembali diraihnya piagam penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) kelima kalinya oleh Pemkab Nganjuk diapresiasi tinggi DPRD.

Hal itu diharapkan menjadi motivasi tersendiri Pemkab Nganjuk untuk semakin baik dalam mengelola keuangan daerah tanpa ada pelanggaran sedikitpun.

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Nganjuk, Suprapto mengatakan, diraihnya penghargaan WTP kelima kali berturut-turut oleh Pemkab Nganjuk menjadi bukti pengelolaan keuangan daerah telah memenuhi aturan yang ada. Dengan demikian prestasi tersebut setidaknya bisa lebih ditingkatkan oleh Pemkab Nganjuk sehingga tidak lagi ada yang namanya kebocoran anggaran dan sebagainya.

"Kami turut senang dengan diraihnya penghargaan WTP kelima kali berturut-turut tersebut, dan semoga bisa lebih ditingkatkan lagi," kata Suprapto yang juga Politisi Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk tersebut, Minggu (31/10/2021).

Memang. diakui Suprapto, Pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 hingga kini menjadi tantangan berat tersendiri bagi Pemkab Nganjuk dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Ini dikarenakan banyaknya anggaran yang direfocusing untuk pembiayaan penanganan Covid-19.

"Tentunya cukup baik apabila ternyata dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2020 lalu tersebut Pemkab Nganjuk mendapat predikat WTP," tandas Suprapto.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi yang menerima langsung penghargaan WTP ke lima kali berturut-turut oleh Pemkab Nganjuk dari Gubernur Jatim mengatakan, pihaknya menegaskan kembali komitmen Pemkab Nganjuk dalam menyusun LKPD yang transparan dan akuntabel.

Bahkan, ungkap Marhaen Djumadi, konsistensi tersebut bisa dibuktikan dengan diraihnya penghargaan WTP kelima kali berturut-turut oleh Pemkab Nganjuk sampai tahun 2020.

"Dan yang paling penting kalau penghargaan  opini WTP ini sebagai wujud transparasi keuangan publik yang dikelola baik, benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Nganjuk. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen di Kabupaten  Nganjuk atas raihan prestasi ini," kata Marhaen Djumadi.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama 37 kepala daerah se-Jatim menerima penghargaan berupa piagam dan plakat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Ditjen. Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI di Hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Penghargaan opini WTP tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima langsung piagam dan plakat tersebut dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jatim Kemenkeu RI, Taukhid.

Dan ada dua pemerintah kota yang menerima penghargaan opini WTP sebanyak 10 kali berturut turut, dan 26 daerah kabupaten/kota yang menerima piagam penghargaan  Opini WTP 5 kali berturut-turut yang salah satunya Kabupaten Nganjuk.

Untuk Kabupaten Nganjuk penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur yang diterima langsung oleh Plt Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi. Penyerahan  penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia ini diberikan atas capaian standar tertinggi dalam penyusunan laporan keuangan daerah  kabupaten/kota di Jawa Timur Tahun anggaran 2020. Penghargaan ini diberikan karena Kabupaten Nganjuk telah meraih opini WTP 5 kali berturut–turut.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Paraansi mengatakan, keberhasilan dalam mendapatkan opini WTP tersebut merupakan hasil dari orkrestasi yang luas biasa. Menurutnya, semua kepala daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota kepala daerah merupakan komandan orkrestasi.

"Ada kerja keras, kerja berat, kejar luar biasa. Tugas besar yang luar biasa itu adalah ketika kita bersama-sama harus menangani pandemi Covid 19 yang pada saat itu mengalami lonjakan yang eksponensial," tutur Khofifah Indar Parawansa. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved