Kuliner

Menikmati Nasi Goreng Thiwul Resep Jadul di Bukit Jodho Tulungagung Sambil Dikelilingi Pohon Jati

Tersembunyi di antara hutan jati, warung bambu di Bukit Jodho Tulungagung menyimpan kuliner jadul dengan resep kuno: Nasi Goreng Thiwul

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Nasi goreng thiwul Bukit Jodho. 

Campuran nasi ini juga berdasar sejarah lama, karena menganggap nasi sesuatu yang mewah.

Sebab zaman dulu hanya orang tertentu yang bisa makan nasi beras.

Campuran thiwul dengan sedikit nasi ini biasa disebut dengan nama porang.

“Rasanya biar lebih enak dicampur nasi sedikit,” ujar Latiyah.

Proses penggorengan pun sangat cepat, hanya sekitar 10 menit.

Sebagai pelengkap ada telur dadar atau ceplok.

Telur ini bisa juga dijadikan orak-orik dicampurkan saat proses penggorengan.

Campuran bumbu khas kampung bercampur thiwul menimbulkan aroma gurih dan wangi.

Satu porsi nasi goreng thiwul ini hanya Rp 10.000.

“Ada yang minta tambahan lauk ikan laut. Tapi umumnya hanya tambahan telur saja,” tandas Latiyah. (David Yohanes)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved