Berita Jember
11 Negara Ambil Bagian Karnaval Daring Dalam Pagelaran JFC 2021, Usung Tema Virtue Fantasy
Sembilan sub tema yang diimplementasikan dalam sembilan defile yakni Komodo, Flamingo, Elephant, Sea Dragon, Dragonfly, Dove, Unicorn, Honey Bee
TRIBUNMATARAMAN.COM I JEMBER - Acara Jember Fashion Carnaval (JFC) 2021 bakal segera digelar. Rangkaian kegiatan JFC akan digelar November ini, tepatnya 20 - 21 November 2021.
Ada empat rangkaian event karnaval dalam perhelatan JFC 2021. Yakni Per Canival dan Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI), Artwear Carnival, International World Kids Carnival, dan Grand Carnival. Seluruh even digelar secara daring dan luring.
Tema utama JFC 2021 adalah Virtue Fantasy. Ada sembilan sub tema yang diimplementasikan dalam sembilan defile yakni Komodo, Flamingo, Elephant, Sea Dragon, Dragonfly, Dove, Unicorn, Honey Bee dan Lion.
Dalam rilis yang dikirimkan JFC, Virtue Fantasy menggambarkan perjalanan menemukan nilai-nilai kehidupan yang disimbolkan melalui hewan-hewan fantasy.
Nilai kehidupan itu seperti kelahiran, kesetiaan, kebijaksanaan, kepedulian/berbagi dan kepemimpinan.
“Kami akan menyelenggarakan semua rangkaian kegiatan secara hybrid jadi perpaduan luring dan daring, terpusat di Ballroom Hotel Cempaka Jember dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Presiden JFC Budi Setiawan, Jumat (29/10/2021).
Pet dan WACI digelar pada Sabtu, 20 November. Begitu juga dengan Artwear Carnival. Kedua karnaval dipisahkan jam pagelarannya saja.
Sedangan World Kids Carnival (WKC) digelar Minggu, 21 November pagi hingga siang, dan malam harinya digelar puncak karnaval Grand Carnival JFC.
Peserta karnaval luring adalah talent JFC. Selain itu, perwakilan tiga provinsi juga ikut, yakni dari Bandung Jawa Barat, Solo dan Kebumen Jawa Tengah, juga Kota Malang dan Nganjuk Jawa Timur.
Sementara ada peserta dari 11 negara tetangga yang ikut kanaval secara daring.
Budi menambahkan, JFC tahun ini juga dipadukan dengan program kunjungan ke destinasi wisata di Jember yang diikuti oleh para tamu dan wisatawan.
"Penyelenggaraan JFC 2021 ini sekaligus menjadi bagian dari simbol sinergi pengembangan wisata event serta wisata destinasi nusantara antara masyarakat dan pemerintah," tegas Budi.
Meskipun digelar secara daring dan luring, pihak JFC berharap, pagelaran JFC di tengah masa pandemi ini bisa menjadi daya ungkit bangkitnya perekonomian di Kabupaten Jember, seperti sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
JFC juga diharapkan menjadi contoh pagelaran karnaval sambil menerapkan protokol kesehatan.
JFC 2021 merupakan JFC tahun kedua yang digelar di masa pandemi Covid-19. Tahun 2021, pihak JFC juga menggelar karnaval. (Sri Wahyunik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/JFC.jpg)