Breaking News:

Berita Tulungagung

Polisi Sudah Minta Keterangan Anggota DPRD Tulungagung yang Gelar Wayang Saat PPKM Level 4

Polisi sudah meminta keterangan dari Basroni, anggota DPRD Tulungagung yang menggelar wayang saat PPKM Level 4. Lalu apa hasilnya?

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Basroni, anggota DPRD Tulungagung, terlapor dugaan pelanggaran protokol kesehatan PPKM Level 4. 

Sejauh ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara ini.

Setelah alat bukti dinilai cukup, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk memastikan pelanggaran hukum yang terjadi.

Konstruksi hukum perkara ini mirip dengan pelanggaran Protokol Kesehatan yang dilakukan oleh Kades Karangsari, Kecamatan Rejotangan yang sudah diputus bersalah oleh pengadilan.

Sebelumnya hakim menjatuhkan hukuman denda Rp 8.000.000 subsider penjara 3 bulan kepada Hariyanto, Kades Karangsari karena dinilai melanggar Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.

“Perkaranya mirip, bisa jadi pasal yang diterapkan juga sama,” pungkas Handono.

Basroni menggelar pertunjukan wayang kulit di rumahnya, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, pada 21 Agustus 2021 malam.

Saat itu pemerintah masih memberlakukan PPKM Level 4.

Basroni beralasan, pagelaran itu sesuai aspirasi masyarakat sekitar untuk tolak  balak.

Pertunjukan di masa PPKM Level 4 ini tanpa izin dan menimbulkan kerumunan besar.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung lalu membubarkan acara ini.

Namun Basroni mengatakan, pembubaran itu atas inisiatifnya karena melihat  terjadi kerumunan meski pihaknya sudah membatasi undangan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved