Breaking News:

Berita Nganjuk

PMI Nganjuk Tingkatkan Kualitas Korps Sukarela Relawan (KSR) Melalui Diksar Bertahap

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nganjuk menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (diksar) Korps Sukarela Relawan (KSR).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Ketua Dewan Kehormatan PMI Cabang Nganjuk, M Yasin.  

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nganjuk menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (diksar) Korps Sukarela Relawan (KSR).

Hal itu sebagai salah satu upaya mempersiapkan relawan PMI semakin berkualitas dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Ketua Dewan Kehormatan PMI yang juga Sekda Kabupaten Nganjuk, M Yasin menjelaskan, diksar tersebut merupakan salah satu wadah yang digunakan guna meningkatkan kualitas relawan sebelum nantinya betul-betul terjun dalam kegiatan kemanusiaan.

Baca juga: Santriwati di Tulungagung Menangis Bila Ingat Dilecehkan Guru Ngaji Saat Belajar Ngaji dan Salat

M Yasin mengapresiasi keikutsertaan para KSR tersebut. Terlebih para KSR juga terlihat antusias mengikuti kegiatan Diksar.

"Semoga seluruh peserta diksar ini ke depannya dapat menjadi ujung tombak PMI Kabupaten Nganjuk yang berkompeten," kata M Yasin, kemarin.

Sementara Pengurus PMI Kabupaten Nganjuk bidang Pendidikan dan Pelatihan, Ida Shobihatin mengatakan, diksar KSR kali ini diikuti sebanyak 30 peserta. Mereka berasal dari KSR Unit Markas PMI Kabupaten Nganjuk, KSR Unit STIKes Satria Bhakti, dan KSR Unit STT Pomosda.

"Kegiatan diksar KSR ini mengacu pada standar kurikulum dalam manajemen relawan, yakni 120 jam pelajaran. Namun pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap dengan Pelatih dan fasilitator berasal dari PMI Kabupaten Nganjuk, dan PMI Provinsi Jawa Timur," kata Ida Shobihatin.

Oleh karena itu, ungkap Ida, pihanya berharap melalui diksar KSR tersebut dapat meningkatkan kualitas anggota KSR PMI Kabupaten Nganjuk. Serta sebagai langkah awal untuk memulai pelaksanaan pelatihan-pelatihan lainnya.

"Makanya, Diksar ini disesuaikan dengan standart kurikulum untuk pelatihan kedepannya." tutur Ida Shobihatin. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved