Breaking News:

Berita Nganjuk

Musrenbang RPJMD Kabupaten Nganjuk Masih Harus Digelar Secara Virtual

Musrenbang Perubahan PRJMD Kabupaten Nganjuk tahun 2021 masih harus digelar secara virtual lantaran pandemi covid-19 belum sepenuhnya berakhir

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nganjuk tahun 2021 digelar secara virtual.

Hal itu dilakukan karena hingga kini Pandemi Covid-19 belum selesai sementara Musrenbang Perubahan RPJMD harus segera digelar.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa mengefektifkan RPJMD 2018-2021. Dengan cita-cita yakni terwujudnya masyarakat maupun Kabupaten Nganjuk yang lebih baik.

"Terwujudnya kemandirian ekonomi, kemantapan infrastruktur, dan masyarakat yang sejahtera bisa dicapai dari Perubahan RPJMD. Kemudian Nganjuk yang aman, harmonis, berkepribadian, dan berkepudayaan serta tata kelola pemerintahan yang baik menjadi tujuan kita hingga tahun 2023 nanti," kata Kang Marhaen Djumadi, Selasa (19/10/2021).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, ada sepuluh isu strategis yang menjadi pijakan dalam perubahan RPJMD Kabupaten Nganjuk.

Sepuluh isu tersebut ialah pengarusutamaan SDGs dan SDGs desa, tata kelola pemerintah dan pelayanan publik, inovasi pembangunan daerah berbasis ICT, kualitas SDM unggul dan berkarakter, ketahanan sosial, penguatan daya saing, pemulihan dan pemantapan ekonomi, pengentasan kemiskinan, kelestarian lingkungan, dan mengurangi pengangguran.

"Sepuluh isu strategis itu harus menjadi pijakan RPJMD Kabupaten Nganjuk," ucap Marhaen Djumadi.

Kegiatan Musrenbang perubahan RPJMD Kabupaten Nganjuk tahun 2018-2023 sendiri diikuti para pemangku kepentingan dari lintas sektor.

Seperti dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Masyarakat (ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), maupun perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Seperti diketahui sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk menggelar orientasi perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan perubahan rencana strategis (renstra) perangkat daerah terintegrasi berdasar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90/2019.

Kabid Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bappeda Kabupaten Nganjuk, Eko Cahyono mengatakan, kegiatan orientasi itu digelar untuk mengisi tujuan sasaran dan target pembangunan dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah tahun 2018-2023.

"Orientasi ini untuk memberikan pemahaman kepada semua perangkat daerah agar mempunyai persepsi yang sama terhadap target yang ada dalam RPJMD dengan dukungan yang ada di renstra perangkat daerah," kata Eko Cahyono.

Selain itu, menurut Eko Cahyono, kegiatan tersebut juga untuk memberikan materi kepada perangkat daerah untuk menyelaraskan dan membedakan antara tujuan perangkat daerah dengan RPJMD hingga akhir tahun 2023. Dan itu diperlukan sinergi dan langkah bersama seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait guna mendukung perubahan dokumen RPJMD dan perubahan renstra perangkat daerah tahun 2018-2023 tersebut.

"Melalui renstra tersebut, diharapkan bisa mendukung capaian visi misi program pemerintah daerah bupati dan wakil bupati," tutur Eko Cahyono. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved