Breaking News:

Berita Nganjuk

Nganjuk Masuk Level 1 Berdasarkan Assesment Kemenkes, Warga Diminta Tak Euforia

Berdasarkan assesment Kementerian Kesehatan, Kabupaten Nganjuk masuk dalam level 1 situasi covid-19. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman/achmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi (kiri) mempresentasikan inovasi pencegahan stunting yang dilakukan salah satu desa di Kabupaten Nganjuk secara virtual dalam rangka Top 30 Kovablik Jawa Timur tahun 2021 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Berdasarkan assesment Kementerian Kesehatan, Kabupaten Nganjuk masuk dalam level 1 situasi covid-19. 

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, capaian status level 1 dalam Asesment situasi Covid-19 dari Kemenkes tersebut merupakan hasil kerja keras bersama semuanya di Kabupaten Nganjuk.

Meski demikian, seluruh masyarakat tidak boleh eforia dengan mengabaikan Protokol Kesehatan karena Pandemi masih belum selesai dan terus mengancam kesehatan serta keselamatan.

"Kita bersyukur dengan status level 1 tersebut, tetapi kita tidak boleh lengah sehingga harus tetap waspada dan hati-hati terhadap Covid-19," kata Kang Marhaen panggilan akrab Marhaen Djumadi, Minggu (17/10/2021).

Sementara untuk perkembangan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk hari ini masih ada penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 2 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Hari Purwanto mengatakan, dengan adanya tambahan kasus baru Covid-19 tersebut jumlah akumulasi kasus Covid-19 mencapai 12.742 kasus.

Sedangkan untuk kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh, dikatakan Hari Purwanto, bertambah sebanyak 8 dinyatakan sembuh.

Dengan demikian jumlah akumulasi kasus positif covid-19 dinyatakan sembuh di Kabupaten Nganjuk mencapai 11.955 kasus.

"Untuk kasus positif covid-19 meninggal dunia dalam beberapa hari terakhir nihil. Dengan demikian akumulasi kasus positif Covid-19 data terakhir mencapai 773 kasus. Dan kita berdoa sudah tidak ada lagi yang meninggal dunia karena covid-19," kata Hari Purwanto.

Sementara untuk jumlah bed occupancy rate (BOR) atau jumlah tempat tidur terpakai  pasien Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, tambah Hari Purwanto, dari total jumlah bed tersedia sebanyak 717 bed, hanya terisi tiga bed saja. Yakni dua bed di RSUD Nganjuk dan satu bed di RS Bhayangkara Nganjuk.

"Melihat BOR ini jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit sudah menurun sangat signifikan. Dan semoga Covid-19 di Kabupaten Nganjuk bisa segera selesai," tutur Hari Purwanto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved