Breaking News:

Berita Kediri

Ancaman Demo Gabungan PKL Kediri Diselesaikan dengan Audiensi, Minta Jualan Setelah Covid Melandai

Pemkab Kediri akan membuka kawasan Simpang Lima Gumul dan mengizinkan para pedagang untuk berjualan.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Farid Mukarrom
Suasana audiensi antara PKL dan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait izin dibukanya Kawasan SLG Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar audiensi dengan perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Gumul pada Rabu (13/10/2021).

Audiensi ini digelar usai, Pemkab Kediri menerima surat pemberitahuan rencana aksi demonstrasi pedagang kaki lima pada Kamis esok (14/10/2021).

Dalam audiensi ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Kasat Intelkam Polres Kediri, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri hingga Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Kediri.

Untuk perwakilan PKL dihadiri oleh perwakilan kelompok Pasar Tugu, Car Free Day (CFD SLG) dan Pedagang lain yang tak tergabung dalam paguyuban.

Kegiatan audiensi ini dilakukan atas dasar keresahan para pedagang yang tak diizinkan untuk berjualan karena masa pandemi Covid-19.

Sedangkan saat ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai, meskipun Pemkab Kediri tetap bersikukuh menerapkan PPKM Level 3, atas dasar instruksi Kemendagri.

Suasana audiensi antara PKL dan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait izin dibukanya Kawasan SLG Rabu (13/10/2021)
Suasana audiensi antara PKL dan Pemerintah Kabupaten Kediri terkait izin dibukanya Kawasan SLG Rabu (13/10/2021) (TribunMataraman.com/Farid Mukarrom)

Sementara itu usai menggelar audiensi disimpulkan jika Pemkab Kediri akan membuka kawasan Simpang Lima Gumul dan mengizinkan para pedagang untuk berjualan.

Akan tetapi harus ada mekanisme dan pengkajian lebih mendalam yang dilakukan oleh Pemkab Kediri, sebelum resmi membuka kawasan Simpang Lima Gumul.

Mamik Amiyati Asisten Administrasi umum Pemerintah Kabupaten Kediri mengatakan, pihaknya masih akan melakukan kajian untuk kembali membuka Simpang Lima Gumul.

"Jadi tak benar jika kita tidak memperhatikan mereka. Tetapi ada mekanisme yang harus kita pertimbangkan. Dengan jumlah PKL mencapai lima ratus, kita harus menatanya seperti apa sedangkan area ini terbatas," ungkapnya saat usai ditemui di Ruang Rapat Audiensi Rabu (13/10/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved