Breaking News:

Berita Kediri

Seniman Kuda Lumping Kota Kediri Berharap Pemkot Memfasilitasi Simulasi Pertunjukan Ruang Tertutup

Seniman kuda lumping di kota Kediri berharap pemerinta kota Kediri memfasilitasi simulasi pertunjukan yang digelar di ruang tertutup

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman/didik mashudi
Kesenian jaranan atau kuda lumping sewaktu menggelar aksi di halaman Kantor Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Kalangan seniman jaranan atau seniman kuda lumping di Kota Kediri berharap segera digelar lagi pertunjukan simulasi pertunjukan kesenian jaranan saat Pandemi Covid 19. 

Diharapkan dengan adanya pertunjukan simulasi yang berlangsung saat ini, dapat menyempurnakan metode yang benar pertunjukan jaranan yang sesuai protokol kesehatan.

"Simulasi pertama dilakukan di lapangan terbuka, kami berharap ada simulasi lagi pertunjukan di ruang tertutup seperti GOR Jayabaya atau stadion," ungkap M Hanif, Koordinator Aliansi Seniman Kediri, Senin (11/10/2021).

Pada simulasi pertama di Lapangan Ketami juga tidak berlangsung mulus. Karena pentas yang direncanakan berlangsung 4 jam, baru 2 jam sudah dibubarkan petugas karena penonton yang membeludak.

Diakui Hanif, saat pertunjukan simulasi pertama di lapangan terbuka memang penonton membeludak karena tingginya kerinduan masyarakat akan seni jaranan di Kota Kediri.

"Kota Kediri ini merupakan barometer kesenian jaranan. Selama satu setengah tahun ini para seniman tidak bisa berkreasi dan tampil," ungkapnya.

Hanif berharap ada kebijakan dari pemerintah daerah yang lebih pro aktif dan tidak merugikan para seniman.

 "Para seniman ini kalau tidak ada tanggapan atau kegiatan seni  juga tidak ada penghasilan," tambahnya.

Apalagi ada ribuan seniman dari berbagai cabang seni yang ada di Kota Kediri. Namun yang terbanyak dari kelompok seniman jaranan yang mencapai 165 grup. Masing-masing grup setidaknya beranggotakan 50 orang. 

"Pelaku kesenian kuda lumping yang paling banyak sekali. Karena Kota Kediri selama ini memang jantungnya kesenian jaranan," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved