Breaking News:

Berita Kediri

Perempuan Kediri yang Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap Tak Pernah Dapat Restu Pacaran dari Ortunya

Perempuan muda yang membunuh bayinya sendiri sempat meminta restu untuk menikah dengan pria yang menghamilinya, tetapi ditolak orangtua.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
tribunmataraman/farid mukarrom
NNF saat diamankan di Polres Kediri karena membunuh bayi hasil hubungan gelapya dengan pacar. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - NNF (23), perempuan muda di kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri, harus berurusan dengan polisi karena membunuh bayi hasil hubungan gelap dengan pacarnya. 

Dalam penyidikan di Polres Kediri, terungkap bahwa perempuan tersebut tak pernah mendapat restu untuk menjalin hubungan dengan pria yang belakangan menghamilinya itu. 

Bahkan, NNF sempat ingin menikah dengan pria tersebut. Namun keinginan itu ditolak lantaran NNF masih kuliah. 

"NNF ini masih kuliah, dan orang tua meminta untuk menyelesaikan dulu, baru setelah itu dipersilakan menikah," ungkap Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dalam sesi pres rilis di Mapolres Kediri Senin (11/10/2021).

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono bersama Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha saat menggelar pres rilis di Mapolres Kediri Senin (11/10/2021)
Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono bersama Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha saat menggelar pres rilis di Mapolres Kediri Senin (11/10/2021) (tribunmataraman/farid mukarrom)

Akan tetapi bukannya NNF dan pacarnya bersabar, mereka malah melakukan hubungan gelap tanpa sepengetahuan orang tua dari NNF.

Hingga akhirnya dari hubungan kedua muda mudi ini, NNF mengandung anak BY selaku pacarnya.

Baru berusia 8 bulan, NNF akhirnya melahirkan bayinya seorang diri di rumahnya.

Kemudian setelah bayinya lahir, NNF merasa kebingungan. Hingga akhirnya terpikirkan untuk membunuh darah dagingnya.

Ia tega menghabisi anak kandungnya dengan membekap kain.

Selanjutnya setelah bayinya tewas, NNF kemudian membungkus darah dagingnya dengan plastik untuk dibawa ke rumah pacarnya di Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.

Sesampainya di rumah pacarnya bernama BY, NNF meminta untuk mengubur jasad bayinya di dekat rumahnya.

Akan tetapi saudara dari BY merasa curiga karena adanya bayi yang tewas dalam keadaan tidak wajar.

Hingga akhirnya saudara BY melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngasem.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman mencapai 20 tahun penjara.

Baca juga: Setelah Bunuh Bayinya, Ibu di Kediri Memasukkan Jasad Bayi ke Plastik Lalu Bawa ke Rumah Pacar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved