Breaking News:

Berita Nganjuk

Musim Panas Berkepanjangan, Waspadai Karhutla

Jajaran Kepolisian bersama TNI, Forpimcam, Polhut Perhutani, Petugas Damkar Nganjuk, dan relawan menggelar pelatihan antisipasi Karhutla

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Simulasi Pelatihan pemadaman Karhutla dilakukan personil gabungan dalam rangka kewaspadaan bencana kebakaran hutan di musim kemarau seperti saat ini. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Jajaran Kepolisian bersama TNI, Forpimcam, Polhut Perhutani, Petugas Damkar Nganjuk, dan relawan menggelar pelatihan antisipasi Karhutla (kebakaran hutan dan lahan).

Kegiatan ini digelar mengingat musim panas yang panjang dapat memicu terjadinya karhutla. 

Danramil 0810/13 Lengkong, Kapten Inf Joko Hari S mengatakan, pihaknya mengharapkan pengerahan seluruh personil, sarana prasarana dan sumber daya lainnya dapat dilakukan secara optimal.  Dengan demikian kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat ditangani dengan baik dan tidak menjadi bencana berkepanjangan.

"Kesiapansiagaan seluruh personil terlatih mutlak diperlukan dalam penanganan terjadinya Karhutla," kata Joko hari S, kemarin (9/10/2021).

Dijelaskan Joko, pihaknya juga mengimbau untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan patroli terhadap daerah-daerah rawan kebakaran hutan serta lahan. Dimana setiap ada peluang kejadian karhutla dapat dideteksi serta dapat dilakukan pemadaman secara dini agar tidak menjadi kebakaran yang lebih besar.

"Kami optimis, dengan melakukan kegiatan patroli dan sosialisasi secara intensif maka kami percaya tahun 2021 dapat mewujudkan Kabupaten Nganjuk Bebas dari Kabut Asap dari Karhutla,' ucap Joko Hari S didampingi Kapolsek Lengkong, AKP Roni Andreas.

Untuk kegiatan pelatihan penanganan Karhutla, menuru Joko digelar kegiatan simulasi dan pelatihan pemadaman kebakaran Hutan dan Lahan dengan melibatkan instansi terkait. Mulai dari Damkar, Perhutani, Polri, dan TNI di sekitar wilayah hutan di Desa Lengkong hingga Desa Banggle Kecamatan Lengkong.

Dalam pelatihan tersebut, tambah Joko Hari S, seluruh personil menggunakan fasilitas dan peralatan yang ada dan dimiliki dalam rangka pemadaman Karhutla. Termasuk menggunakan unit mobil Pemadam Kebakaran yang digunakan untuk memadamkan kobaran api dengan menggunakan berbagai teknik pemadaman.

"Melalui pelatihan pemadaman Karhutla tersebut diharakan akan dapat diterapkan dalam penanganan Karhutla yang terjadi sehingga api tidak meluas kemana-mana membakar kawasan hutan di musim kemarau seperti sekarang ini," tutur Joko Hari S. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved