Breaking News:

Pilpres 2024

Dianggap Mirip Jokowi, Ganjar Pranowo Mendapat Elektabilitas Tertinggi Untuk Pilpres 2024

Dianggap mirip Jokowi, Ganjar Pranowo disebut memiliki elektabilitas tertinggi dalam potret elektabilitas tokoh potensial untuk Pilpres 2024

Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar presentasi Sufyanto tentang elektabilitas sejumlah tokoh dalam Pilpres 2024. 

Reporter: Yusron Naufal Putra

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut memiliki elektabilitas tertinggi dalam potret elektabilitas tokoh potensial untuk Pilpres 2024 dalam pandangan masyarakat Jawa Timur. 

Dalam simulasi jika Pilpres digelar hari ini, nama Ganjar Pranowo berada di puncak deretan tokoh yang berpeluang menjadi suksesor Jokowi. 

Hal itu tergambar dalam survei yang dilakukan lembaga The Republic terkait perilaku memilih masyarakat terhadap Pemilu 2024 dan respon atas program vaksinasi di Jawa Timur. 

Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar berada di angka 31,4 persen dan mengungguli nama tokoh-tokoh beken lainnya seperti Prabowo Subianto di angka 23 persen maupun Anies Baswedan di angka 12,3 persen. 

"Dari data tersebut, tampak bahwa Ganjar sangat mendominasi dari sisi elektabilitas" kata Dr Sufyanto, peneliti utama The Republic Institute, saat melakukan rilis secara daring, Minggu (10/10/2021). 

Survei tersebut digelar dalam rentang 1-13 September 2021 dengan melibatkan 1225 responden yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. 

Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen. 

Dalam penjelasannya, Sufyanto mengungkapkan data survei tersebut diperkuat oleh temuan lapangan yang didapatkan dalam survei tersebut. Dimana mayoritas masyarakat Jawa Timur masih berharap tokoh yang maju Pilpres mendatang setidaknya dapat mirip Presiden Jokowi. 

"Banyak masyarakat di Jawa Timur masih mengharapkan calon presiden setidaknya setipe atau segambaran dengan Presiden Jokowi hari ini," ungkapnya. 

Ganjar dianggap memiliki kemiripan dengan Jokowi, misalnya dikenal tokoh yang low profile. Kegiatan-kegiatan Ganjar dianggap mewakili image tersebut. 

"Ketika turun di masyarakat sering langsung masuk warung dan ikut makan bersama-sama dengan masyarakat lain yang ada di warung, dan itu tidak ditemukan pada calon presiden yang lain," tambahnya. 

Di sisi lain, tingginya angka tersebut, disebutkan juga penggunaan media sosial. Sehingga, kegiatan Ganjar di lapangan maupun ketika menuntaskan temuan di lapangan dapat ditangkap masyarakat. 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved