Breaking News:

Berita Mojokerto

Tiduran di Kamar Kos, 7 Cewek dan Cowok Tanpa Ikatan Pernikahan Digiring ke Kantor Polisi

di sana banyak kamar kos yang disewakan Rp 30.000/jam sehingga patut diduga disalahgunakan sebagai tempat asusila.

TribunMataraman.com/Mohammad Romadoni
Sejumlah pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di rumah kos Meri diperiksa di ruangan Tipiring Satsabhara Polresta Kota. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I MOJOKERTO - Anggota Sabhara Polresta Mojokerto menggerebek rumah kos di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto karena diduga disalahgunakan sebagai tempat maksiat.

Dari lokasi penggerebekan, petugas mengamankan pasangan bukan suami istri dan puluhan botol minuman berakohol di kamar kos tersebut.

Diduga kamar kos itu seringkali digunakan sebagai tempat pesta miras.

Pasangan yang diamankan yakni YS (26) warga Kecamatan Prajuritkulon yang berada di dalam kamar bersama teman wanitanya DN (21) danYL (21).

Di kamar kos terpisah, petugas mengamankan pasangan bukan pasutri bernama OY (21) pria asal Kecamatan Jetis dan perempuan EP (22) warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Kemudian, laki-laki berinisial KB (21) tertangkap basah berduaan dengan seorang wanita WD (20) warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Di kamar WD, petugas juga menemukan puluhan botol miras.

Sejumlah pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di rumah kos Meri diperiksa di ruangan Tipiring Satsabhara Polresta Kota.
Sejumlah pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di rumah kos Meri diperiksa di ruangan Tipiring Satsabhara Polresta Kota. (TribunMataraman.com/Mohammad Romadoni)

Untuk tindaklanjut kasus, pasangan yang tidak ada ikatan pernikahan serta barang bukti botol miras dibawa ke Mapolresta Mojokerto.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda MK Umam, mengatakan pihaknya menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah terkait kegiatan ilegal di sejumlah rumah kos kawasan Meri.

Apalagi, di sana banyak kamar kos disewakan Rp 30.000/jam sehingga patut diduga disalahgunakan sebagai tempat asusila.

"Penghuni kamar kos bukan suami istri diproses Tipiring," ungkapnya, Sabtu (9/10/2021).

Menurut dia, sebanyak tujuh orang diamankan yang masing-masing perempuan bekerja sebagai pemandu lagu.

Sejumlah pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di rumah kos Meri diperiksa di ruangan Tipiring Satsabhara Polresta Kota.
Sejumlah pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di rumah kos Meri diperiksa di ruangan Tipiring Satsabhara Polresta Kota. (TribunMataraman.com/Mohammad Romadoni)

Mereka dikenakan sanksi  tindak pidana ringan Pasal 92 juncto pasal 70 Perda Kota Mojokerto Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Trantibum ancaman hukuman tiga bulan.

"Kamar kos merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi tindak asulisa dan razia akan terus kami dilakukan guna mengantisipasi tindak kejahatan,” jelasnya.(Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved