Berita Trenggalek

163 Napi di Rutan Trenggalek Disuntik Vaksin Covid-19 Merk Moderna

Sebanyak 163 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (7/10/2021).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Rutan Kelas IIB Trenggalek, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Sebanyak 163 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (7/10/2021).

Ini merupakan vaksinasi pertama yang diterima oleh para penghuni rutan tersebut sejak pandemi Covid-19 menerpa.

Total penghuni Rutan Trenggalek berjumlah 470 orang. Mereka yang menerima dosis pertama vaksin Moderna itu adalah napi yang memiliki data nomor induk kependudukannya tercatat.

Proses vaksinasi dilaksanakan di lingkungan rutan. Seperti prosedur vaksinasi pada umumnya, para napi yang menjadi peserta vaksinasi harus mengikuti pengecekan awal kondisi kesehatan.

Setelah dinyatakan lolos skrining, mereka baru bisa menerima suntikan vaksin. Setelah itu, mereka menjalani observasi.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Trenggalek Zainal Fanani mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mendata NIK para napi sebelum menggelar vaksinasi.

Perolehan data NIK itu didapat dengan menghubungi tiap keluarga napi. Hasilnya, dari 470 orang napi, hanya 163 yang NIK-nya bisa direkap.

“Yang lain ada yang KK (Kartu Keluarga) dan NIK-nya tidak ketemu,” kata Zainal, sela vaksinasi.

Pihak rutan berharap, vaksinasi bagi para napi dapat meminimalisir risiko penularan Covid-19 di lingkungan rutan.

Sejak pandemi Covid-19, 4 orang napi dan 3 orang petugas juga sempat terpapar virus tersebut. Saat ini, mereka sudah dinyatakan sembuh.

Zainal mengatakan, Rutan Trenggalek telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) sejak pandemi Covid-19.

Pihak rutan mewajibkan seluruh tahanan untuk rutin memakai masker. Selain itu, tempat cuci tangan juga disediakan di tiap blok hunian tahanan. Termasuk juga penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di seluruh lingkungan rutan.

“Cek suhu tubuh juga kami lakukan setiap hari. Termasuk kami menyediakan dokter untuk berkeliling di masing-masing kamar untuk mengecek kesehatan napi apabila ada yang bergejala. Jadi bisa langsung kami tes untuk antisipasi lebih cepat,” sambung dia.

Selain itu, Rutan Trenggalek juga menyediakan ruangan khusus untuk isolasi tahanan yang bergejala Covid-19.

Zainal menyebut, rutan juga masih meniadakan layanan besok tahanan secara langsung. Sebagai gantinya, pihaknya menyediakan layanan panggilan video secara gratis untuk memfasilitasi komunikasi napi dan keluarganya.

“Kalau kiriman untuk napi, masih bisa. Tapi bertemu secara langsung tidak bisa. Ini kami lakukan juga untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 di lingkungan rutan dari luar,” pungkasnya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved