Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Fasilitasi Penyaluran KUR dari Perbankan Untuk Petani Porang

Pemkab Nganjuk menggandeng BNI 46 merealisasikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada kelompok Petani Porang di Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi (tengah) menunjukkan buah Porang yang dihasilkan petani Porang Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Pemkab Nganjuk menggandeng BNI 46 merealisasikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada kelompok Petani Porang di Kabupaten Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, komoditas Porang di Kabupaten Nganjuk sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 1967 dengan nama Porang Mulya Nganjuk.

Komoditi Porang yang banyak dihasilkan oleh petani Porang Mulya Nganjuk tersebut diolah oleh sejumlah Pabrik di Kabupaten Nganjuk.

"Jadi sebenarnya Porang ini sudah ada sejak lama di Kabupaten Nganjuk dari hulu hingga hilir, tinggal sekarang ini melihat potensi pasar yang cukup baik maka bagaimana upaya kita untuk mendorong agar Porang lebih berkembang lagi," kata Marhaen Djumadi, Senin (4/10/2021).

Untuk itu, dikatakan Marhaen Djumadi, Pemkab Nganjuk mengapresiasi Bank BNI 46 yang telah menyalurkan KUR untuk pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Nganjuk hingga mencapai sekitar Rp 22 miliar.

Diharapkan, dengan adanya dana modal pengembangan Porang tersebut maka produksi Porang beserta hasil produksi Porang bisa lebih meningkat seiring dengan adanya tambahan modal yang dimiliki.

"Tentunya petani Porang yang akan memetik hasilnya bila hasil Porang melimpah," ujar Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, kondisi lahan di Kabupaten Nganjuk dinilai cukup cocok untuk budidaya tanaman Porang. Terlebih lagi, tanaman Porang juga dapat tumbuh baik di wilayah dataran tinggi seperti kondisi yang ada di wilayah  Kabupaten Nganjuk.

Oleh karena itu Pemkab Nganjuk melalui Dinas Pertanian akan senantiasa terus mendorong petani atau warga untuk membudidayakan tanaman Porang. Apalagi Porang memiliki prospek dan potensi pasar cukup bagus baik di dalam Negeri maupun di luar Negeri.

"Maka dari itu, melihat potensi dari Porang yang cukup bagus itu maka warga Nganjuk bisa menanam tanaman Porang di lahan perkebunanya dalam upaya peningkatan perekonomianya," tutur Marhaen Djumadi.

Seperti diketahui, Porang menghasilkan berbagai bahan makanan olahan. Diantaranya Kripik Porang (porang kering oven), Tepung Porang (konjacpowder), Shirataki Mie dan Konyaku Blok (bebas lemak, gula dan gluten, tinggi serat, rendah kalori dan karbohodrat nol kolesterol). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved