Senin, 13 April 2026

Berita Trenggalek

87 Persen Siswa SMP di Trenggalek Sudah Divaksin Covid-19

Data terakhir Disdikpora Kabupaten Trenggalek, sekitar 87 persen siswa SMP negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Trenggalek sudah disuntik vaksin.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk pelajar SMP di Trenggalek 

TRIBUNMATARAMAN.com| TRENGGALEK – Jumlah siswa SMP berusia 12 tahun ke atas di Kabupaten Trenggalek yang sudah divaksin terus meningkat.

Data terakhir Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, sekitar 87 persen siswa SMP negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Trenggalek telah menjalani vaksinasi dosis pertama.

Sementara jumlah siswa yang telah menerima vaksin dosis kedua sekitar 11 persen.

Sekadar informasi, jumlah siswa SMP negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Trenggalek sekitar 22 ribu.

Itu artinya, jumlah siswa yang telah tervaksin dosis satu sekitar 19 ribu, dan yang telah tervaksin dosis kedua sekitar 2.500 siswa.

Kepala Disdikpora Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto mengatakan pihaknya terus menggenjot agar vaksinasi untuk sasaran siswa tingkat SMP bisa terus meningkat.

Terlebih, para siswa SMP telah menjalani pembelajaran tatap muka sejak sepekan lalu atau 27 September 2021.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar vaksinasi untuk para siswa ini bisa terus dipercepat. Meski kami memahami salah satu hambatan memang soal kouta vaksin yang masih terbatas,” kata Totok, Minggu (3/10/2021).

Menurut Totok, antusiasme para siswa tingkat SMP untuk mengikuti vaksinasi tergolong tinggi. Banyak dari mereka yang menyampaikan keinginan untuk mendapat suntikan vaksin. Tapi mereka masih harus mengantre hingga tersedianya dosis vaksin.

“Soalnya selain siswa, vaksinasi ini juga masih didorong untuk kebutuhan para lansia (lanjut usia) di Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Selain para siswa, para guru dan tenaga kependidikan di tingkat SMP juga sudah menjalani vaksinasi.

“Kalau untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya, sudah hampir 100 persen. Yang belum divaksin adalah mereka yang memang tidak diizinkan untuk menerima suntikan vaksin. Seperti yang memiliki penyakit penyerta,” tambah Totok.

Totok berharap, tingginya jumlah siswa SMP yang telah tervaksin bisa melanggengkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sudah berjalan.

“Selain sarana dan prasarana dan mendukung, PTM (Pembelajaran Tatap Muka) juga bisa aman karena semua yang berkegiatan di sana mayoritas sudah divaksin,” kata dia. 

Baca juga: Update Covid-19 Jawa Timur Hari ini 2 Oktober 2021 & Trenggalek Catat Pasien Sembuh Terbanyak

 


Foto: Ilustrasi vaksinasi siswa sekolah di Kabupaten Trenggalek.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved