Breaking News:

Berita Nganjuk

Launching Rangkaian Kegiatan PHSN Tahun 2021, Pemkab Gandeng PCNU Nganjuk

Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (PHSN) bersama PCNU Kabupaten Nganjuk resmi melaunching rangkaian kegiatan berbagai lomba secara virtual.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman/achmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi memukul gong tanda dilaunchingnya rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Nganjuk 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (PHSN) bersama PCNU Kabupaten Nganjuk resmi melaunching rangkaian kegiatan berbagai lomba secara virtual.

Kegiatan Perlombaan tersebut dimulai 1 Oktober 2021 hingga 22 Oktober 2021.

Ketua Panitia PHSN Kabupaten Nganjuk tahun 2021, Subhan Aburizal mengatakan, digelarnya serangkaian kegiatan perlombaan secara virtual dikarenakan masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Dengan demikian, meski digelar secara virtual diharapkan kegiatan lomba yang dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk tidak mengurangi nilai-nilai dari Peringatan Hari Santri.

"Kami optimis dalam PHSN tahun ini akan tetap semarak diikuti para santri dan umat Islam meski ditengah Pandemi covid-19," kata Subhan Aburizal dalam Launching Rangkaian Kegiatan PHSN tahun 2021 Kabupaten Nganjuk, Jumat (1/10/2021)

Dijelaskan Subhan Aburizal, rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka PHSN di Kabupaten Nganjuk dilaksanakan secara virtual diantaranya lomba karya tulis ilmiah, lomba hadroh, lomba Mocopat santri, story tokoh Islam lokal, lomba meme, lomba baca kitab kuning, takdil, pidato, dan sebagainya.

"kegiatan lomba tersebut dilaksanakan mulai hari ini hingga tanggal 22 Oktober mendatang," ucap Subhan Aburizal.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, dilaksanakannya PHSN tahun 2021 Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu bentuk implementasi dari komitmen Pemerintah yang telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Hal itu juga sebagai wujud dari pengakuan atas peran dari Ulama dan para Santri dalam perjuangan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Tentunya perjuangan ulama dan santri tersebut merupakan catatan sejarah yang tidak boleh dilupakan melalui Peringatan Hari Santri Nasional," kata Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, ungkap Marhaen Djumadi, melalui Hari Santri Nasioal itu nantinya bisa semakin memperkuat peran alim ulama dan Santri dalam ikut mempertahankan Kemerdekaan RI melalui berbagai program. Yang pada intinya Ulama dan Santri bersama-sama dengan Pemerintah untuk selalu menjaga NKRI sehingga lebih maju dan berkembang.

"Semoga Tuhan YME juga selalu menjaga dan menyelamatkan NKRI dari ancaman yang datang. Serta semoga Pandemi Covid-19 ini segera selesai dari Negara Indonesia," tutur Marhaen Djumadi. (aru/Achmad Amru Muiz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved