Breaking News:

Berita Trenggalek

Delapan Keluarga Terdampak Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Direlokasi

Proyek ini didanai dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Diperkirakan, Bendungan Bagong bakal memiliki daya tampung sebanyak 17 juta m3.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Hunian sementara yang akan ditinggali delapan kepala keluarga terdampak pembangunan Pendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK – Delapan kepala keluarga terdampak pembangunan Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek mulai direlokasi.

Mereka kini menempati hunian sementara yang disediakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

PPK Bendungan Bagong Trenggalek Budiono, menjelaskan relokasi yang dilakukan terhadap delapan kepala keluarga asal Desa Sengon tersebut hanya bersifat sementara.

Lokasi bangunan relokasi juga berada di Desa Sengon, hanya saja tempatnya berada jauh dari lokasi proyek pembangunan bendungan.

Pada tahap ini, total ada sembilan kepala keluarga yang seharusnya mengikuti relokasi.

Namun, satu keluarga lain memilih untuk tinggal bersama keluarganya yang tak terdampak relokasi.

“Relokasi ini hanya sementara. Sambil menunggu relokasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah,” kata Budiono, Jumat (1/10/2021).

Para warga dipindahkan ke tempat lain sebab tempat tinggal mereka berada di lokasi inti proyek pembangunan bendungan.

Yakni di tempat pembangunan tumpuan main dam sebelah kanan.

Secara total, jumlah rumah yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong mencapai lrbih dari 100 unit.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved