Breaking News:

Berita Trenggalek

Pendapatan Sektor Pariwisata Pemkab Trenggalek Merosot Signifikan

Pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek mengalami kelesuan signifikan pada tahun ini.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Gua Ngerti di Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TRENGGALEK – Pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek mengalami kelesuan signifikan pada tahun ini.

Pemkab Trenggalek sebanarnya telah memprakirakan bahwa pendapatan sektor ini akan turun drastis dampak pandemi Covid-19.

Makanya, target PAD sektor wisata sudah dipangkas separuh sejak awal pembahasan APBD 2021, yakni dari Rp 6 miliar menjadi Rp 3 miliar.

Akan tetapi, pemangkasan separuh itu masih jauh di atas realisasi.

Data hingga bulan September yang dihimpun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek mencatat, PAD sektor pariwisata baru menyentuh Rp 1,23 miliar.

Jumlah itu bahkan kurang dari separuh total target yang telah dipangkas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengatakan, situasi dan kondisi pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi capaian target itu.

Sekadar informasi, Kabupaten Trenggalek sempat mengalami puncak kasus Covid-19 pada awal tahun yang berakibat pada penutupan destinasi wisata sedari awal.

Destinasi wisata sempat dibuka beberapa saat, namun akhirnya kembali ditutup akibat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga saat ini.

“Penyebabnya memang libur sangat panjang [penutupan destinasi] akibat PPKM itu,” kata Sunyoto, Kamis (30/9/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved