Breaking News:

Berita Trenggalek

Hindari Pemasungan Ulang, Pemkab Gelar Family Gathering dengan Lingkungan Tempat Tinggal ODGJ

Pemkab juga mengedukasi para warga lingkungan tempat tinggal ODGJ agar bisa menerima dan memanusiakan mereka.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/aflahul abidin
Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara mendahului penandatanganan komitmen dan dukungan penyembuhan ODGJ yang bebas pasung dalam family gathering yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menggelar family gathering bersama keluarga dan lingkungan tempat tinggal 13 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Kamis (30/9/2021).

Para ODGJ itu adalah mereka yang dilepas pasung pada 13 Juni 2021. Saat ini, mereka tengah menjalani perawatan dan rehabilitasi di Surabaya.

Dengan menggelar family gathering itu, pemkab berharap keluarga dan lingkungan tempat tinggal para ODGJ bisa mendukung keberadaan penderita gangguan jiwa tersebut saat kumat hingga dipasung ulang apabila mereka pulang nanti.

Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara mengatakan, keluarga dan warga lingkungan sekitar tempat tinggal ODGJ harus mendorong penyembuhan mereka.

Terlebih, saat para ODGJ dipulangkan nanti, mereka telah menjalani perawatan di RSJ Menur dan rehabilitasi di panti sosial milik Dinsos Provinsi.

“Tentunya para ODGJ ini tidak bisa selamanya di sana. Kapasitas panti juga terbatas. Bergantian dengan pasien dari daerah lain. Maka, dalam rangka menyiapkan mereka kembali ke keluarga dan lingkungan, kami mengundang semuanya untuk saling menguatkan, membantu penyembuhan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing,” kata Syah, saat mengikuti kegiatan tersebut.

Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara mendahului penandatanganan komitmen dan dukungan penyembuhan ODGJ yang bebas pasung dalam family gathering yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (30/9/2021).
Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara mendahului penandatanganan komitmen dan dukungan penyembuhan ODGJ yang bebas pasung dalam family gathering yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (30/9/2021). (TribunMataraman.com/aflahul abidin)

Berdasarkan data e-pasung Jatim, jumlah ODGJ yang dipasung di Kabupaten Trenggalek menurun dari tahun ke tahun.

Pada 2018, jumlah ODGJ yang dipasung di Kabupaten Trenggalek mencapai 154 orang. Jumlah itu menurun drastis menjadi 13 orang pada 2021. Mereka adalah orang-orang yang kini telah menjalani pengobatan dan rehabilitasi di Surabaya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati mengatakan, kegiatan family gathering digelar di tiga tempat, yakni di Kecamatan Trenggalek, Dongko, dan Panggul.

“Ini tindak lanjut kami dari kegiatan bebas pasung yang didukung oleh Pemprov Jatim yamg dilaksanakan sebelumnya,” kata Ratna.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved