Breaking News:

Berita Kediri

Temui Ratusan Petani yang Unjuk Rasa, Bupati Kediri Minta Waktu 1 Hari Untuk Pelajari Tuntutan

Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana meminta waktu satu hari untuk mempelajari tuntutan para petani dari Lereng gunung Kelud yang unjuk rasa

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman/didik mashudi
Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana menemui massa yang unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Kediri, Rabu (29/9/2021). 

Namun Bupati meminta waktu sehari untuk mempelajari dokumen yang berisi tuntutan masyarakat eks Dusun Balerejo, Desa Babadan.

Bupati mengatakan jika tidak mempelajari dan langsung menandatangani ditakutkan ada implikasi hukumannya.

"Saya perlu mempelajari  satu hari. Kalau memang betul menjadi hak panjenengan semua, saya selaku bupati ada di belakang panjenengan semua," tandasnya.

Sementara Rahmat Mahmudi sempat memberikan penjelasan terkait tuntutan masyarakat yang meminta lahan yang pernah menjadi garapannya.

Saat ini lahan seluas 124 hektar di bawah penguasaan hak guna usaha (HGU) PTPN XII Perkebunan Ngrangkah Pawon.

"Warga sudah pernah menempati lahan, mendirikan rumah serta mendiami dan menjadikan satu dusun sejak 1945," ungkapnya.

Masyarakat eks Dusun Balerejo saat ini menuntut lahan tersebut dikembalikan. 

Sehingga diperlukan putusan dari Bupati Kediri untuk tanda tangan memasukkan lahan HGU PTPN XII Perkebunan Ngrangkah Pawon menjadi  Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) Kabupaten Kediri.

Baca juga: Petani Lereng Gunung Kelud Demo Kantor Bupati Kediri Tuntut Lahan 124 Ha Dikembalikan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved