Breaking News:

Berita Kediri

Pokdarwis Tenun Ikat di Kota Kediri Raih Penghargaan Planet Tourism Indonesia 2021

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri meraih penghargaan Tourism dan Creative Campaign Award kategori Silver. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman/didik mashudi
Perajin kain tenun ikat di Kota Kediri 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri meraih penghargaan Tourism dan Creative Campaign Award kategori Silver. 

Pokdarwis Tenun Ikat Bandar Kidul berhasil menyamakan posisi dengan industri destinasi wisata di Indonesia seperti The Sunan Hotel di Solo dan Hutan Monyet di Ubud. 

Koordinator Pokdarwis, Slamet Sugianto mengatakan, ada beberapa indikator yang dinilai oleh penyelenggara. Salah satunya aspek edukasi, pelayanan, dan sajian wisata.

“Dalam proposal kami telah menuliskan deskripsi tentang apa saja yang akan didapat wisatawan ketika berkunjung di Bandar Kidul," ungkap Slamet Sugianto, Jumat (24/9/2021).

Dijelaskan, selain sambutan warga dan penerapan protokol kesehatan (prokes)  yang ketat saat masuk area, rangkaian kegiatan yang bisa dinikmati wisatawan seperti edukasi menenun, dan beragam hiburan.

Salah satu edukasi lainnya mengolah ikan lele yang dibudidayakan dalam ember oleh warga. Pada hiburan juga ada pementasan Jaranan Unyil. 

Semua ini telah disiapkan oleh Pokdarwis sehingga wisatawan yang berkunjung akan mendapat lebih dari sekedar tenun ikat saja.

Slamet berharap desa wisata ini dapat menjadi ladang pekerjaan bagi warga sekitar. Segala potensi yang ada selain menenun juga dikembangkan Pokdarwis Tenun Ikat Bandar Kidul.

“Tidak hanya menenun saja yang menjadi fokus kami. Contohnya, anak muda di sini banyak yang berpotensi untuk membuat video, kami beri mereka wadah. Salah satu hasilnya yang kami gunakan untuk mengikuti lomba," jelasnya.

Diharapkan ada warga yang bisa berbahasa Inggris untuk bisa jadi guide bagi wisatawan mancanegara. "Semoga kami bisa memasang etalase di tiap depan rumah warga untuk display kain tenun ikat,” ungkap Slamet.

Selain itu Slamet berharap Pemkot Kediri terus mendukung berupa pendampingan, bimbingan, dan pelatihan untuk mewujudkan desa wisata yang dapat menarik wisatawan mampir ke Kota Kediri. 

“Adanya pembangunan tol dan bandara nanti, kami harap berpengaruh positif di sektor wisata Kota Kediri,” harapnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi kepada Pokdarwis Tenun Ikat Bandar Kidul yang telah gigih untuk memajukan desa wisata. 

“Kegigihan mereka untuk membangun desa wisata patut diapresiasi. Dengan adanya desa wisata akan banyak wisatawan yang mampir ke Kota Kediri untuk merasakan bagaimana serunya menenun, dan disambut oleh keramahan masyarakat,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved