Breaking News:

Berita Nganjuk

Anggaran Pendapatan & Belanja Pemkab Nganjuk Alami Kenaikan, Perubahan KUA PPAS APBD 2021 Disepakati

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, pembahasan Perubahan KUAPPAS APBD tahun 2021 memang tidak banyak yang harus dibahas.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/Ahmad Amru Muiz
Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono bersama Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menanda tangani kesepakatan hasil pembahasan Perubahan KUAPPAS APBD tahun 2021. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I NGANJUK - DPRD dan Pemkab Nganjuk akhirya menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD tahun 2021.

Hal itu setelah selesainya pembahasan Perubahan KUA PPAS APBD tahun 2021 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemkab Nganjuk.

Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Nganjuk, Maria Tunda Dewi, menyebutkan dalam pembahasan Perubahan KUA PPAS APBD 2021 untuk pendapatan diproyeksikan terjadi kenaikan sekitar Rp 269,285 miliar sehingga total pendapatan mencapai Rp 2,436 Triliun.

Sedangkan untuk belanja direncanakan mengalami kenaikan mencapai Rp 404,487 miliar sehingga total belanja mencapai Rp 2,739 Triliun.

"Terjadinya perubahan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tersebut sesuai dengan perkembangan terkini yang terjadi di Kabupaten Nganjuk," kata Maria Tunda Dewi yang juga Politisi Partai Golkar Kabupaten Nganjuk, Jumat (24/9/2021).

Dijelaskan Maria Tunda Dewi, dalam pembahasan Perubahan KUAPPAS APBD tahun 2021 tersebut dilakukan Banggar bersama tim Anggaran Pemkab Nganjuk didasarkan kesepakatan bersama secara simultan.

Dengan demikian pembahasan tidak dilakukan secara terpisah juga karena sudah dibahas oleh komisi dengan bidang masing-masing bersama mitra kerja OPD Pemkab Nganjuk.

"Dengan demikian, substansi didalam Perubahan KUAPPAS APBD 2021 tersebut didalamnya sudah saling mendukung antara kebijakan program dengan plafon anggaran sehingga bisa disepakati bersama," ucap Maria Tunda Dewi.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, pembahasan Perubahan KUAPPAS APBD tahun 2021 memang tidak banyak yang harus dibahas. Ini dikarenakan tidak banyaknya kegiatan program yang dijalankan Pemkab akibat banyak kegiatan untuk penanganan Pandemi Covid-19.

"Termasuk banyaknya anggaran yang direfokusing untuk kegiatan penanganan covid-19 sehingga pembahasan Perubahan KUAPPAS APBD tahun 2021 tidak lama," kata Tatit Heru Tjahjono.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved